Pengaruh Penggunaan Qris Terhadap Efisiensi Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (Pbb-P2) di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Katingan / MARGARET KASIH SETIANI /
MARGARET KASIH SETIANI
text
Palangka Raya : Perpustakaan UMPR,
2026
|
ABSTRAK Margaret Kasih Setiani. 2026. Pengaruh penggunaan QRIS terhadap efisiensi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Katingan. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Fakultas Bahasa, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Pembimbing: (I) Dr. Fathul Zannah, M.Pd., (II) Dr. Muhammad Noor Fitriyanto, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai alternatif metode pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Katingan, khususnya di Kecamatan Katingan Hilir. Latar belakang penelitian ini adalah adanya fluktuasi realisasi penerimaan PBB-P2 selama lima tahun terakhir dan perlunya modernisasi sistem pembayaran untuk meningkatkan aksesibilitas serta kecepatan transaksi bagi wajib pajak. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif-komparatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang disebarkan kepada 200 responden wajib pajak di Kecamatan Katingan Hilir yang telah menggunakan QRIS. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS untuk mengukur besarnya pengaruh penggunaan QRIS terhadap efisiensi pembayaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi pembayaran PBB-P2 di Kecamatan Katingan Hilir. Berdasarkan hasil uji regresi linear sederhana, diperoleh nilai koefisien regresi sebesar 0.385, yang mengindikasikan bahwa setiap peningkatan penggunaan QRIS sebesar satu satuan akan meningkatkan efisiensi pembayaran sebesar 38.5%. Implementasi QRIS terbukti mampu memberikan solusi atas kendala sistem pembayaran konvensional melalui peningkatan kecepatan transaksi, kemudahan akses, dan pengurangan biaya administrasi. Kesimpulannya, digitalisasi pembayaran melalui QRIS merupakan langkah efektif dalam meningkatkan performa pemungutan pajak daerah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan literasi digital dan sosialisasi berkelanjutan agar manfaat efisiensi dari teknologi ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara lebih merata.
QRIS