Analisis Profesionalisme Guru dalam Mengajar di Sd Negeri Tumbang Liting / SONIUS JEHATA / SONIUS JEHATA text Palangka Raya : Perpustakaan UMPR, 2026 | Sonius Jehata. 2026. Analisis Profesionalisme Guru dalam Mengajar di SD Negeri Tumbang Liting. Skripsi. Program Studi PGSD Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Pembimbing (I) Hendri,M.pd, (II) Nurun Ni’mah.M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan profesionalisme guru dalam perencanaan pembelajaran di SDN Tumbang Liting, (2) mendeskripsikan profesionalisme guru dalam pelaksanaan pembelajaran di SDN Tumbang Liting, (3) mendeskripsikan profesionalisme guru dalam penilaian dan evaluasi pembelajaran di SDN Tumbang Liting, (4) mendeskripsikan profesionalisme guru dalam pengembangan kompetensi dan sikap profesional di SDN Tumbang Liting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru-guru di SDN Tumbang Liting yang berjumlah 9 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi pedoman observasi profesionalisme guru, pedoman wawancara untuk guru dan kepala sekolah, serta dokumen pendukung seperti RPP, jurnal mengajar, dan catatan evaluasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) profesionalisme guru dalam perencanaan pembelajaran telah dilaksanakan dengan menyusun RPP atau modul ajar sesuai kurikulum, namun masih terdapat keterbatasan dalam mengembangkan perencanaan secara inovatif dan kontekstual; (2) dalam pelaksanaan pembelajaran, guru menunjukkan tanggung jawab dan kedisiplinan yang baik dengan menciptakan suasana belajar yang kondusif, namun metode pembelajaran masih didominasi ceramah dan tanya jawab dengan penggunaan media berbasis teknologi yang terbatas; (3) penilaian dan evaluasi pembelajaran dilakukan secara rutin melalui ulangan harian, tugas, dan ujian akhir semester, namun penilaian masih menitikberatkan aspek kognitif sementara penilaian sikap dan keterampilan belum maksimal; (4) guru menunjukkan sikap profesional yang baik seperti tanggung jawab, komitmen terhadap tugas, dan hubungan sosial yang harmonis, namun pengembangan kompetensi melalui pelatihan dan workshop masih terbatas karena keterbatasan waktu dan informasi meskipun lokasi sekolah dekat dengan kota. Kata Kunci: Profesionalisme guru, perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, penilaian pembelajaran, pengembangan kompetensi guru, sekolah dasar SKRIPSI