Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipas Siswa Kelas V Sdn 4 Kasongan Lama / SRI ANJELI / SRI ANJELI text Palangka Raya : Perpustakaan UMPR, 2026 | Sri Anjeli. 2025. Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas V SDN 4 Kasongan Lama. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Pembimbing: (I) Agung Riadin, M.Pd., (II) Dedy Setyawan, M.Pd. Pembelajaran IPAS di sekolah dasar menuntut siswa aktif mengembangkan rasa ingin tahu dan mampu menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V SDN 4 Kasongan Lama. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar IPAS melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas V SDN 4 Kasongan Lama. Teknik pengumpulan data meliputi observasi untuk mengukur aktivitas belajar dan tes untuk mengukur hasil belajar. Data dianalisis secara kuantitatif melalui perbandingan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa setelah penerapan Problem Based Learning. Pada siklus I, aktivitas belajar memperoleh skor rata-rata 2,13 dengan kategori cukup baik. Siswa mulai terlibat dalam diskusi dan pemecahan masalah, meskipun belum merata. Sebagian siswa masih pasif dan bergantung pada arahan guru. Hasil belajar pada siklus I mencapai rata-rata 47,1 dengan ketuntasan 43,75%. Pada siklus II, aktivitas belajar meningkat menjadi rata-rata 3,58 dengan kategori baik. Siswa lebih aktif berdiskusi, bertanya, dan menyampaikan pendapat. Kerja sama kelompok berjalan lebih efektif. Hasil belajar meningkat menjadi rata-rata 71,68 dengan ketuntasan 90,63%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa Problem Based Learning mampu menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan kontekstual. Berdasarkan temuan tersebut, penerapan model Problem Based Learning efektif meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPAS. Model ini mendorong siswa berpikir kritis dan mandiri. Guru disarankan menerapkan Problem Based Learning secara berkelanjutan dan menyesuaikan dengan karakteristik materi. Sekolah perlu mendukung dengan penyediaan sarana yang memadai. Kata kunci: Hasil Belajar, Model Problem Based Learning. SKRIPSI