02357 2200205 4500001001900000005001500019035001800034007000300052008003900055082000700094084001300101100002300114245014600137250001000283260004600293520176600339600001202105990001902117990001502136INLIS000000000990420260428080720 a0010-03260158ta260428 | | |  a21 a21 CIN e0 aCINDY SULISTIAWATI1 aEfektivitas Psikoedukasi dengan Teknik Role Playing dalam Mencegah Risiko Self-Harm pada Siswa Sma / CINDY SULISTIAWATI /cCINDY SULISTIAWATI aCet 1 aPalangka Raya :bPerpustakaan UMPR,c2026 aCindy Sulistiawati, 2026 Efektivitas Psikoedukasi Dengan Teknik Role Playing Dalam Mencegah Risiko Self-harm Pada Siswa SMA. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhamadiyah Palangkaraya. Pembimbing (1) Dr. Asep Solikin, MA., (II) Karyanti, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Psikoedukasi dengan Teknik Role Playing dalam mencegah risiko Self-harm pada siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas X dan XII SMA Hasanka Boarding School Palangka Raya yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa skala risiko self-harm yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan uji statistik nonparametrik Wilcoxon Signed Ranks Test. Berdasarkan hasil analisis Wilcoxon Signed Ranks Test, diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar <0,001, yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest risiko self-harm siswa. Dengan demikian, hipotesis nol (HO) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima, yang berarti psikoedukasi dengan teknik role playing efektif dalam mencegah risiko self-harm pada siswa SMA. Hasil ini juga didukung secara deskriptif oleh adanya penurunan skor pada sebagian besar siswa setelah intervensi, yang mencerminkan peningkatan pemahaman, kesadaran diri, serta kemampuan dalam mengelola emosi. Dengan demikian, psikoedukasi melalui teknik role playing tidak hanya memberikan dampak signifikan secara statistik, tetapi juga memperkuat upaya preventif terhadap risiko self-harm pada siswa. 4aSKRIPSI a10202400805713 a2221026165