Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Teknik Self Management Terhadap Intensitas Penggunaan Smartphone pada Siswa Kelas Xl Sma Muhammadiyah 1 Palangkaraya / YOSEF AGANG / YOSEF AGANG text Palangka Raya : Perpustakaan UMPR, 2026 | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya intensitas penggunaan smartphone pada siswa yang berpotensi mengganggu proses pembelajaran dan perkembangan sosial. Penggunaan smartphone yang berlebihan dapat menurunkan konsentrasi belajar, mengurangi interaksi sosial langsung, serta memengaruhi manajemen waktu siswa. Oleh karena itu, diperlukan layanan Bimbingan dan Konseling yang mampu membantu siswa mengontrol perilaku penggunaan smartphone secara lebih terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-management terhadap intensitas penggunaan smartphone pada siswa SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimen model one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 63 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposife sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket intensitas penggunaan smartphone yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest sebesar 95,68 dan rata-rata skor posttest sebesar 92,19. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,036 (0,036 < 0,05), sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-management berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan intensitas penggunaan smartphone pada siswa. SKRIPSI