02293 2200205 4500001001900000005001500019035001800034007000300052008003900055082000700094084001300101100001800114245017800132250001000310260004600320520167900366600001202045990001502057990001502072INLIS000000000993120260511104354 a0010-03260182ta260511 | | |  a51 a51 MUH a0 aMUHAMAD YAHYA1 aAnalisis Penerapan Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek Konstruksi Serta Pengaruhnya Terhadap Pembangunan Gedung Fkg Umpr / MUHAMAD YAHYA /cMUHAMAD YAHYA aCet 1 aPalangka Raya :bPerpustakaan UMPR,c2026 aABSTRAK Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek krusial dalam proyek konstruksi untuk melindungi pekerja dan memastikan kelancaran pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi sistem manajemen K3 dan menganalisis pengaruhnya terhadap pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan dan penyebaran kuesioner kepada 20 responden yang terdiri dari kontraktor, konsultan, kepala pekerja, dan pekerja lapangan. Data dianalisis menggunakan skala Likert untuk mengukur persepsi responden terhadap enam aspek K3: pengetahuan tentang K3, penerapan K3 di lokasi proyek, penanganan kecelakaan kerja, efektivitas sistem K3, evaluasi dan saran, serta harapan dan usulan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan tentang K3 berada pada kategori "sangat setuju" (4,32), penerapan K3 di lokasi proyek mencapai kategori "setuju" (3,77), penanganan kecelakaan kerja berada pada kategori "setuju" (3,42), sedangkan efektivitas sistem K3 berada pada kategori "netral" (3,10), evaluasi dan saran berada pada kategori "netral" (2,95), serta harapan dan usulan berada pada kategori "netral" (3,40). Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi K3 telah berjalan cukup baik dengan tingkat penerapan 75,4%, yang mengindikasikan mutu bangunan sesuai standar, biaya sesuai RAB, dan pelaksanaan proyek berjalan sesuai jadwal. Namun, diperlukan peningkatan pada aspek pengawasan rutin, prosedur darurat, dan pelatihan K3 untuk mengoptimalkan efektivitas sistem K3 di masa mendatang. 4aSKRIPSI a2051022727 a2051022727