02937 2200205 4500001001900000005001500019035001800034007000300052008003900055082000700094084001300101100002300114245021600137250001000353260004600363520228000409600001202689990001502701990001502716INLIS000000000993820260505110404 a0010-03260188ta260505 | | |  a42 a42 MAN p0 aMANIK MUTU MANIKAM1 aPengaruh Pendekatan Pembelajaran Joyful Learning Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas Vii Smp Negeri 2 Palangka Raya pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam / MANIK MUTU MANIKAM /cMANIK MUTU MANIKAM aCet 1 aPalangka Raya :bPerpustakaan UMPR,c2026 aPendekatan pembelajaran Joyful Learning menekankan pada suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan bebas dari tekanan sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara guru dan peserta didik. Pendekatan ini tidak hanya berfokus pada kesenangan semata, tetapi juga bertujuan membangun komunikasi yang konstruktif dan meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Melalui suasana yang positif dan nyaman, peserta didik diharapkan lebih mudah memahami materi pelajaran serta memiliki dorongan internal untuk belajar. Motivasi belajar sendiri merupakan keseluruhan daya penggerak dalam diri peserta didik yang menimbulkan kegiatan belajar, menjamin keberlangsungan kegiatan belajar, dan memberikan arah pada kegiatan belajar tersebut. SMP Negeri 2 Palangka Raya merupakan sekolah yang telah menerapkan pendekatan pembelajaran yang variatif, termasuk pendekatan Joyful Learning, dalam rangka meningkatkan semangat dan partisipasi peserta didik dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pendekatan pembelajaran Joyful Learning terhadap motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 52 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara pendekatan pembelajaran Joyful Learning terhadap motivasi belajar peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan nilai F regresi sebesar 31,949 dengan taraf signifikansi (p) <0,001 < 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya, variabel bebas (X) yaitu pendekatan pembelajaran Joyful Learning berpengaruh terhadap variabel terikat (Y) yaitu motivasi belajar. Selain itu, diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,624 yang menunjukkan adanya hubungan pada kategori sedang. Nilai R Square sebesar 0,390 jika dipersentasekan menjadi 39%, yang berarti pendekatan pembelajaran Joyful Learning memberikan kontribusi pengaruh sebesar 39% terhadap motivasi belajar peserta didik, sedangkan sisanya sebesar 61% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dikendalikan dalam penelitian ini. 4aSKRIPSI a2242025364 a2242025364