Analisis Pengelolaan Sarana dan Prasarana dalam Mendukung Proses Belajar Mengajar di Sdn 2 Tewang Rangkang / MELLYSA / MELLYSA text Palangka Raya : Perpustakaan UMPR, 2026 | Mellysa, 2025. Analisis Pengelolaan Sarana dan Prasarana dalam Mendukung Proses Belajar Mengajar di SDN 2 Tewang Rangkang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Muhammadiyah Palangka Raya. Pembimbing: (I) Agung Riadin, M.Pd. (II) Dedy Setyawan, M.Pd Sarana dan prasarana merupakan salah satu komponen penting dalam dunia pendidikan karena sangat berpengaruh terhadap kelancaran proses belajar mengajar. Ketersediaan fasilitas yang memadai dapat menciptakan suasana belajar yang nyaman serta meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik. Namun, pada kenyataannya masih terdapat sekolah yang mengalami keterbatasan sarana dan prasarana, seperti keterbatasan buku pelajaran, perpustakaan yang belum berfungsi secara optimal, serta kurangnya alat peraga pembelajaran, sehingga proses pembelajaran belum berjalan secara maksimal . Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sarana dan prasarana yang meliputi perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, dan pemeliharaan serta dampaknya terhadap proses belajar mengajar di SDN 2 Tewang Rangkang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan peserta didik, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana di SDN 2 Tewang Rangkang belum berjalan cukup baik. Perencanaan telah disusun dalam dokumen resmi seperti RKS dan RKAS dengan melibatkan guru, namun belum semua kebutuhan dapat terpenuhi karena keterbatasan anggaran . Pengadaan sarana dan prasarana dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas dengan memanfaatkan dana BOS dan bantuan pemerintah, tetapi jumlah fasilitas masih terbatas dan belum merata . Pemanfaatan sarana dan prasarana dalam pembelajaran sudah dilakukan, seperti penggunaan buku, meja, kursi, dan alat peraga, namun pemanfaatan perpustakaan dan media pembelajaran berbasis teknologi masih belum optimal karena keterbatasan jumlah dan fasilitas. Pemeliharaan dilakukan oleh seluruh warga sekolah, tetapi belum memiliki jadwal yang terstruktur sehingga masih bersifat insidental. Secara umum, sarana dan prasarana memberikan dampak positif terhadap proses belajar mengajar, seperti meningkatkan kenyamanan, motivasi, dan efektivitas pembelajaran. Meskipun demikian, masih diperlukan peningkatan terutama dalam penyediaan buku pelajaran, pengoptimalan fungsi perpustakaan, penambahan alat peraga, serta perbaikan sistem pemeliharaan agar kualitas pembelajaran dapat lebih maksimal. Kata Kunci: Pengelolaan Sarana dan Prasarana, Proses Belajar Mengajar, Sekolah Dasa SKRIPSI