02661 2200205 4500001001900000005001500019035001800034007000300052008003900055082000700094084001300101100002100114245022200135250001000357260004600367520200000413600001202413990001502425990001502440INLIS000000000994920260506030213 a0010-03260196ta260506 | | |  a12 a12 PUT e0 aPUTRI DWI VINATA1 aEfektivitas Aplikasi Sp4N-Lapor! sebagai Media Komunikasi Publik Antara Masyarakat dan Pemerintah pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Palangka Raya / PUTRI DWI VINATA /cPUTRI DWI VINATA aCet 1 aPalangka Raya :bPerpustakaan UMPR,c2026 aPenelitian ini berjudul “Efektivitas Aplikasi SP4N-LAPOR! sebagai Media Komunikasi Publik antara Pemerintah dan Masyarakat pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Palangka Raya.” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi publik yang responsif, transparan, dan partisipatif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). SP4N-LAPOR! merupakan sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional yang dirancang sebagai kanal tunggal pengaduan masyarakat berbasis digital. Fenomena yang terjadi di Kota Palangka Raya menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan ideal SP4N-LAPOR! sebagai media komunikasi publik yang cepat dan transparan dengan kondisi pelaksanaannya di lapangan. Partisipasi masyarakat yang masih fluktuatif, keterbatasan literasi digital, laporan yang belum lengkap, serta persepsi mengenai kecepatan respon pemerintah menjadi faktor yang memengaruhi efektivitas aplikasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik, staf pengelola SP4N-LAPOR!, serta masyarakat pengguna aplikasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SP4N-LAPOR! di Kota Palangka Raya tergolong cukup efektif sebagai media komunikasi publik. Dari aspek aksesibilitas, aplikasi telah tersedia melalui berbagai kanal dan dapat diakses masyarakat, meskipun masih terdapat kendala literasi digital. Dari aspek kecepatan respon, proses verifikasi dan distribusi laporan telah berjalan sesuai mekanisme, namun konsistensi waktu respon masih perlu ditingkatkan. Dari aspek transparansi, masyarakat dapat memantau status laporan secara terbuka melalui sistem. Sementara dari aspek tindak lanjut, efektivitas sangat bergantung pada koordinasi dan komitmen perangkat daerah dalam menyelesaikan laporan. 4aSKRIPSI a2212026259 a2212026259