Strategi Komunikasi Digital Akun Instagram @Fisipadkom.umpr untuk Promosi Penerimaan Mahasiswa Batu / DWI SETIA WULANDARI / DWI SETIA WULANDARI text Palangka Raya : Perpustakaan UMPR, 2026 | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi digital yang diterapkan dalam promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2025 Gelombang I–III serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan teori strategi komunikasi Onong Uchjana Effendy yang meliputi penentuan tujuan komunikasi, penentuan sasaran audiens, perencanaan pesan, pemilihan media, serta pengelolaan efek komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi digital telah dijalankan melalui penyampaian informasi PMB, pengemasan konten visual melalui feed, story, dan reels, serta interaksi dengan audiens melalui komentar dan direct message. Namun, implementasi strategi belum optimal karena keterbatasan sumber daya manusia, tidak adanya pengelola khusus media sosial, ketidakkonsistenan jadwal unggahan, serta jangkauan konten yang dipengaruhi algoritma media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun strategi komunikasi digital telah memenuhi indikator teoritis, efektivitasnya masih memerlukan penguatan pada aspek manajerial dan dukungan sumber daya manusia agar promosi PMB dapat berjalan lebih terstruktur, konsisten, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi digital yang diterapkan dalam promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2025 Gelombang I–III serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan teori strategi komunikasi Onong Uchjana Effendy yang meliputi penentuan tujuan komunikasi, penentuan sasaran audiens, perencanaan pesan, pemilihan media, serta pengelolaan efek komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi digital telah dijalankan melalui penyampaian informasi PMB, pengemasan konten visual melalui feed, story, dan reels, serta interaksi dengan audiens melalui komentar dan direct message. Namun, implementasi strategi belum optimal karena keterbatasan sumber daya manusia, tidak adanya pengelola khusus media sosial, ketidakkonsistenan jadwal unggahan, serta jangkauan konten yang dipengaruhi algoritma media sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun strategi komunikasi digital telah memenuhi indikator teoritis, efektivitasnya masih memerlukan penguatan pada aspek manajerial dan dukungan sumber daya manusia agar promosi PMB dapat berjalan lebih terstruktur, konsisten, dan berkelanjutan. SKRIPSI