Tantangan Kerja Jurnalistik Wartawan di Era Digital: Studi Kualitatif pada Lemabga Kantor Berita Nasional Antara Biro Kalimantan Tengah / RISKA MAULANI / RISKA MAULANI text Palangka Raya : Perpustakaan UMPR, 2026 | Penelitian ini berjudul “Tantangan Kerja Jurnalistik Wartawan di Era Digital pada Lembaga Kantor Berita Nasional Antara Biro Kalimantan Tengah.” Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan teknis, sosial, dan politik yang dihadapi wartawan di Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Biro Kalimantan Tengah, serta strategi adaptasi yang dilakukan dalam menjaga kualitas dan kredibilitas pemberitaan di era digital. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2025 hingga Desember 2025 di LKBN ANTARA Biro Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan teori Gatekeeping dari David Manning White dan teori Konvergensi Media dari Henry Jenkins. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wartawan menghadapi tuntutan kecepatan publikasi, adaptasi multiplatform digital, persaingan dengan media lokal, serta dinamika sosial-politik daerah. Untuk mengatasi tantangan tersebut, wartawan menerapkan verifikasi ketat, koordinasi redaksional, pemanfaatan teknologi digital, serta konsistensi pada kode etik jurnalistik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa profesionalisme dan kemampuan adaptasi menjadi kunci dalam mempertahankan kredibilitas kantor berita nasional di tengah perubahan ekosistem media digital. Penelitian ini berjudul “Tantangan Kerja Jurnalistik Wartawan di Era Digital pada Lembaga Kantor Berita Nasional Antara Biro Kalimantan Tengah.” Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan teknis, sosial, dan politik yang dihadapi wartawan di Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Biro Kalimantan Tengah, serta strategi adaptasi yang dilakukan dalam menjaga kualitas dan kredibilitas pemberitaan di era digital. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2025 hingga Desember 2025 di LKBN ANTARA Biro Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan teori Gatekeeping dari David Manning White dan teori Konvergensi Media dari Henry Jenkins. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wartawan menghadapi tuntutan kecepatan publikasi, adaptasi multiplatform digital, persaingan dengan media lokal, serta dinamika sosial-politik daerah. Untuk mengatasi tantangan tersebut, wartawan menerapkan verifikasi ketat, koordinasi redaksional, pemanfaatan teknologi digital, serta konsistensi pada kode etik jurnalistik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa profesionalisme dan kemampuan adaptasi menjadi kunci dalam mempertahankan kredibilitas kantor berita nasional di tengah perubahan ekosistem media digital. SKRIPSI