Pelaksanaan Dakwah Menggunakan Card Salat dalam Pembinaan Kedisiplinan Ibadah pada Kegiatan Rohani Islam (Rohis) di Sma Negeri 1 Palangka Raya / DEVI LULU NURSHIFA /
DEVI LULU NURSHIFA
text
Palangka Raya : Perpustakaan UMPR,
2026
|
Devi Lulu Nurshifa, 2026. Pelaksanaan Dakwah Menggunakan Card Salat dalam Pembinaan Kedisiplinan Ibadah pada Kegiatan Rohani Islam (Rohis) di SMA Negeri 1 Palangka Raya. Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam. Pembimbing (I) Dr. Supriadi, M.Pd.I., Pembimbing (II) Ahmad Syarif, M.Pd. Kata Kunci: Dakwah, Card Salat, Rohis, Kedisiplinan Ibadah, Karakter Religius. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara mendalam mengenai perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi penggunaan card salat sebagai instrumen dakwah dalam kegiatan Rohani Islam (Rohis) di SMA Negeri 1 Palangka Raya. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah perlunya inovasi media dakwah untuk meningkatkan kedisiplinan ibadah peserta didik di tengah tantangan efisiensi sistem administrasi manual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan di lingkungan sekolah, wawancara mendalam dengan satu orang pembina Rohis sebagai subjek penelitian, serta informan yang meliputi ketua Rohis dan kepala sekolah, dilengkapi dengan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pada tahap perencanaan, inisiatif card salat muncul sebagai solusi partisipatif untuk menggantikan sistem absensi lama yang tidak efisien, dengan dukungan penuh dari pihak sekolah dalam penyediaan sarana masjid. Dalam pelaksanaannya, dakwah dilakukan secara terstruktur melalui sistem monitoring harian yang melibatkan Rohis sebagai pelaksana utama untuk mengoordinasikan salat Zuhur berjamaah. Evaluasi berdasarkan hasil wawancara dengan pembina Rohis, program ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran ibadah peserta didik, dengan tingkat keberhasilan yang diperkirakan mencapai 75–80% sebagai hasil penilaian dari pembina Rohis. Integrasi kehadiran salat dalam penilaian Pendidikan Agama Islam (PAI) mendorong kedisiplinan peserta didik, meskipun terdapat kendala teknis seperti risiko kehilangan card. Secara umum, program ini berkontribusi dalam memperkuat budaya ibadah dan karakter disiplin peserta didik di lingkungan sekolah.
SKRIPSI