02747 2200205 4500001001900000005001500019035001800034007000300052008003900055082000700094084001300101100002300114245019000137250001000327260004600337520211600383600001202499990001502511990001502526INLIS000000000996820260511091035 a0010-03260211ta260511 | | |  a42 a42 DEV p0 aDEVI LULU NURSHIFA1 aPelaksanaan Dakwah Menggunakan Card Salat dalam Pembinaan Kedisiplinan Ibadah pada Kegiatan Rohani Islam (Rohis) di Sma Negeri 1 Palangka Raya / DEVI LULU NURSHIFA /cDEVI LULU NURSHIFA aCet 1 aPalangka Raya :bPerpustakaan UMPR,c2026 aDevi Lulu Nurshifa, 2026. Pelaksanaan Dakwah Menggunakan Card Salat dalam Pembinaan Kedisiplinan Ibadah pada Kegiatan Rohani Islam (Rohis) di SMA Negeri 1 Palangka Raya. Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam. Pembimbing (I) Dr. Supriadi, M.Pd.I., Pembimbing (II) Ahmad Syarif, M.Pd. Kata Kunci: Dakwah, Card Salat, Rohis, Kedisiplinan Ibadah, Karakter Religius. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan secara mendalam mengenai perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi penggunaan card salat sebagai instrumen dakwah dalam kegiatan Rohani Islam (Rohis) di SMA Negeri 1 Palangka Raya. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah perlunya inovasi media dakwah untuk meningkatkan kedisiplinan ibadah peserta didik di tengah tantangan efisiensi sistem administrasi manual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan di lingkungan sekolah, wawancara mendalam dengan satu orang pembina Rohis sebagai subjek penelitian, serta informan yang meliputi ketua Rohis dan kepala sekolah, dilengkapi dengan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pada tahap perencanaan, inisiatif card salat muncul sebagai solusi partisipatif untuk menggantikan sistem absensi lama yang tidak efisien, dengan dukungan penuh dari pihak sekolah dalam penyediaan sarana masjid. Dalam pelaksanaannya, dakwah dilakukan secara terstruktur melalui sistem monitoring harian yang melibatkan Rohis sebagai pelaksana utama untuk mengoordinasikan salat Zuhur berjamaah. Evaluasi berdasarkan hasil wawancara dengan pembina Rohis, program ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran ibadah peserta didik, dengan tingkat keberhasilan yang diperkirakan mencapai 75–80% sebagai hasil penilaian dari pembina Rohis. Integrasi kehadiran salat dalam penilaian Pendidikan Agama Islam (PAI) mendorong kedisiplinan peserta didik, meskipun terdapat kendala teknis seperti risiko kehilangan card. Secara umum, program ini berkontribusi dalam memperkuat budaya ibadah dan karakter disiplin peserta didik di lingkungan sekolah. 4aSKRIPSI a2242025793 a2242025793