01890 2200205 4500001001900000005001500019035001800034007000300052008003900055082000700094084001300101100001000114245015300124250001000277260004600287520130900333600001201642990001501654990001501669INLIS000000000997820260511083841 a0010-03260220ta260511 | | |  a12 a12 ANI p0 aANISA1 aPola Komunikasi Organisasi dalam Proses Pengkaderan di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Pimpinan Komisariat Andalusia Fisip Adkom Umpr / ANISA /cANISA aCet 1 aPalangka Raya :bPerpustakaan UMPR,c2026 aPenelitian ini membahas pola komunikasi organisasi dalam proses pengkaderan di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pimpinan Komisariat Andalusia. Komunikasi organisasi memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan kaderisasi, karena melalui komunikasi setiap anggota dapat memahami tujuan, tugas, serta nilai-nilai organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pengurus dan kader, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang digunakan dalam proses pengkaderan meliputi komunikasi vertikal, horizontal, dan diagonal. Pola komunikasi yang dominan adalah pola komunikasi bintang yang memungkinkan interaksi terbuka antar anggota organisasi. Komunikasi vertikal terjadi antara pengurus dan kader dalam penyampaian arahan dan umpan balik, sedangkan komunikasi horizontal terjadi antar kader dalam koordinasi kegiatan. Meskipun komunikasi dalam kaderisasi dinilai cukup efektif, masih terdapat beberapa hambatan seperti perbedaan pemahaman pesan, banyaknya informasi di media digital, dan keterbatasan waktu anggota. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan komunikasi yang lebih terstruktur serta peningkatan partisipasi anggota agar proses kaderisasi dapat berjalan lebih optimal. 4aSKRIPSI a2212025600 a2212025600