Efektivitas Pengawasan Ombudsman Ri Perwakilan Kalimantan Tengah Terhadap Penyelenggaraan Pelayanan Publik / RESTI VIONITA CAHAYA PINANTI / RESTI VIONITA CAHAYA PINANTI text Palangka Raya : Perpustakaan UMPR, 2026 | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengawasan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah dalam penyelenggaraan pelayanan publik serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah telah berjalan cukup efektif berdasarkan indikator produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas sebagaimana dikemukakan oleh Agus Dwiyanto. Hal ini terlihat dari kemampuan lembaga dalam menangani laporan masyarakat serta adanya tindak lanjut terhadap laporan yang disampaikan. Namun demikian, efektivitas pengawasan masih menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, luasnya wilayah pengawasan, dan rendahnya pemahaman masyarakat mengenai fungsi Ombudsman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengawasan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah dalam penyelenggaraan pelayanan publik serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah telah berjalan cukup efektif berdasarkan indikator produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas sebagaimana dikemukakan oleh Agus Dwiyanto. Hal ini terlihat dari kemampuan lembaga dalam menangani laporan masyarakat serta adanya tindak lanjut terhadap laporan yang disampaikan. Namun demikian, efektivitas pengawasan masih menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, luasnya wilayah pengawasan, dan rendahnya pemahaman masyarakat mengenai fungsi Ombudsman. SKRIPSI