02404 2200205 4500001001900000005001500019035001800034007000300052008003900055082000700094084001300101100001200114245011400126250001000240260004600250520186000296600001202156990001502168990001502183INLIS000000000999620260511101724 a0010-03260235ta260511 | | |  a43 a43 MAU s0 aMAULINA1 aStrategi Guru dalam Menghadapi Perubahan Kurikulum di Sd Islam Nurul Ihsan Palangka Raya / MAULINA /cMAULINA aCet 1 aPalangka Raya :bPerpustakaan UMPR,c2026 aPenelitian ini dilatar belakangi oleh dinamika perubahan kurikulum nasional, khususnya transisi menuju Kurikulum Merdeka, yang menuntut kesiapan profesional guru sebagai ujung tombak pelaksana pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru, serta faktor pendukung dan penghambat dalam menghadapi perubahan kurikulum di SD Islam Nurul Ihsan Palangka Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek utama penelitian adalah Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, dengan informan tambahan yang terdiri dari Kepala Sekolah dan dua orang guru. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model analisis interaktif, yaitu: (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) penarikan kesimpulan dan verifikasi, Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam menghadapi perubahan kurikulum dilakukan melalui penguatan kompetensi pada pelatihan internal maupun eksternal (Dinas Pendidikan), kolaborasi intensif melalui forum KKG dan mentoring teman sejawat (peer mentoring), serta penyesuaian administrasi pembelajaran dan media ajar yang relevan. Diaktualisasikan melalui kebijakan manajerial yang jelas, supervisi akademik secara periodik, serta penyediaan sarana pendukung seperti buku teks digital dan perangkat teknologi. Faktor pendukung utama meliputi tingginya kapasitas adaptisi guru, budaya kolaboratif yang kuat, serta otonomi yang diberikan sekolah untuk berinovasi. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan adalah beban administrasi yang tinggi, jadwal mengajar yang padat, keterbatasan referensi buku, serta kurangnya kerja sama dari sebagian orang tua siswa dalam mendukung perkembangan karakter anak di rumah. 4aSKRIPSI a2243025825 a2243025825