<?xml version="1.0"?>
<oai_dc:dcCollection xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
  <oai_dc:dc>
    <dc:title xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TAHSIN DALAM MEMBACA AL-QUR'AN DI SMP IT SAHABAT ALAM PALANGKA RAYA /</dc:title>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
   DEWI YULIANA
  </dc:creator>
    <dc:type xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</dc:type>
    <dc:publisher xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Palangka Raya : Perpustakaan UMPR,</dc:publisher>
    <dc:date xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">2026</dc:date>
    <dc:language xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">|  </dc:language>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan membaca Al Qur’an yang baik dan benar bagi peserta didik, khususnya dalam memahamkaidah tajwid, makharijul huruf, dan tartil. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan perbedaan kemampuan membaca Al-Qur’an pada siswa sertaketerbatasan dalam pelaksanaan pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan suatuprogram yang mampu meningkatkan kemampuan tersebut secara sistematis, salahsatunya melalui Program Tahsin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuimplementasi Program Tahsin dalam meningkatkan kemampuan membaca AlQur’an siswa di SMP IT Sahabat Alam Palangka Raya, serta mengidentifikasfaktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiandeskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara,dan dokumentasi dengan subjek penelitian guru tahsin serta informan yang terdiridari kepala sekolah dan siswa. Analisis data menggunakan model Miles danHuberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulandan verifikasi, sehingga data yang diperoleh dapat disusun secara sistematis dandapat dipertanggungjawabkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Tahsin telahberjalan dengan baik melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasipembelajaran. Program ini dilaksanakan secara rutin dengan menggunakanmetode talaqqi dan musyafahah, sehingga mampu meningkatkan kemampuanmembaca Al-Qur’an siswa, terutama dalam aspek kelancaran, ketepatan tajwid, dan makharijul huruf. Adapun faktor pendukung meliputi kompetensi gurudukungan sekolah, serta motivasi siswa, sedangkan faktor penghambat meliputperbedaan kemampuan siswa, keterbatasan waktu, dan jumlah tenaga pengajarDengan demikian, Program Tahsin memiliki peran penting dalam meningkatkankemampuan membaca Al-Qur’an siswa, meskipun masih memerlukan penguatandalam perencanaan dan pelaksanaan agar lebih optimal.</dc:description>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan membaca Al Qur’an yang baik dan benar bagi peserta didik, khususnya dalam memahamkaidah tajwid, makharijul huruf, dan tartil. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan perbedaan kemampuan membaca Al-Qur’an pada siswa sertaketerbatasan dalam pelaksanaan pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan suatuprogram yang mampu meningkatkan kemampuan tersebut secara sistematis, salahsatunya melalui Program Tahsin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuimplementasi Program Tahsin dalam meningkatkan kemampuan membaca AlQur’an siswa di SMP IT Sahabat Alam Palangka Raya, serta mengidentifikasfaktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiandeskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara,dan dokumentasi dengan subjek penelitian guru tahsin serta informan yang terdiridari kepala sekolah dan siswa. Analisis data menggunakan model Miles danHuberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulandan verifikasi, sehingga data yang diperoleh dapat disusun secara sistematis dandapat dipertanggungjawabkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Tahsin telahberjalan dengan baik melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasipembelajaran. Program ini dilaksanakan secara rutin dengan menggunakanmetode talaqqi dan musyafahah, sehingga mampu meningkatkan kemampuanmembaca Al-Qur’an siswa, terutama dalam aspek kelancaran, ketepatan tajwid, dan makharijul huruf. Adapun faktor pendukung meliputi kompetensi gurudukungan sekolah, serta motivasi siswa, sedangkan faktor penghambat meliputperbedaan kemampuan siswa, keterbatasan waktu, dan jumlah tenaga pengajarDengan demikian, Program Tahsin memiliki peran penting dalam meningkatkankemampuan membaca Al-Qur’an siswa, meskipun masih memerlukan penguatandalam perencanaan dan pelaksanaan agar lebih optimal.</dc:description>
    <dc:subject xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">SKRIPSI</dc:subject>
  </oai_dc:dc>
</oai_dc:dcCollection>
