02464 2200205 4500001001900000005001500019035001800034007000300052008003900055082000700094084001300101100002200114245014200136250001000278260004600288520188200334600001202216990001502228990001502243INLIS000000001000720260518100438 a0010-03260244ta260518 | | |  a42 a42 DIN p0 aDINDA AINUN NAJAH1 aPeran Murabbi dalam Membina Disiplin Belajar Santri di Pesantren Yanbu'ul Qur'an 6 Pangkalan Bun / DINDA AINUN NAJAH /cDINDA AINUN NAJAH aCet 1 aPalangka Raya :bPerpustakaan UMPR,c2026 aDinda Ainun Najah 2026. Peran Murabbi dalam Membina Disiplin Belajar Santri di Pesantren Yanbu’ul Qur’an 6 Pangkalan Bun. Skripsi, program studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam. Pembimbing (I) Dr.Hunainah, Lc.,M.A (II) Ahmad Syarif, M.Pd Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya permasalahan kedisiplinan belajar santri di Pesantren Yanbu’ul Qur’an 6 Pangkalan Bun, seperti kurangnya kesadaran dalam mengatur waktu belajar dan pelanggaran terhadap jadwal kegiatan. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peran murabbi dalam membina disiplin belajar santri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran murabbi dalam membina disiplin belajar santri serta mengidentifikasi proses pembinaan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi murabbi, ketua pondok, waka kurikulum, dan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran murabbi dalam membina disiplin belajar santri bersifat holistik, yaitu sebagai pembimbing, pendidik, pengawas, teladan, dan motivator. Proses pembinaan dilakukan secara terstruktur melalui kegiatan seperti jam wajib belajar, halaqoh, dan pembelajaran di sekolah dengan metode pembiasaan, pengawasan, pemberian motivasi, serta penerapan reward dan punishment yang bersifat mendidik. Faktor pendukung meliputi sistem pesantren yang terstruktur, aturan yang jelas, serta kerja sama antar pihak, sedangkan faktor penghambat meliputi kurangnya kesadaran sebagian santri dan kejenuhan akibat padatnya aktivitas. Dengan demikian, peran murabbi yang dilakukan secara konsisten terbukti mampu membentuk disiplin belajar santri secara bertahap, dari pembiasaan hingga menjadi kesadaran dan kemandirian 4aSKRIPSI a2442230035 a2442230035