Penerapan Game-Based Learning Berbantuan Media Kartu Kata untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa Kelas Iv Sd Islam Nurul Ihsan / ERIA WARDANA /
ERIA WARDANA
text
Palangka Raya : Perpustakaan UMPR,
2026
|
Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi siswa sekolah dasar karena berperan sebagai fondasi dalam perkembangan kognitif serta keberhasilan belajar pada berbagai mata pelajaran. Perkembangan kemampuan membaca tidak hanya dipengaruhi oleh proses pembelajaran di sekolah, tetapi juga oleh kesiapan kognitif siswa serta dukungan lingkungan belajar, termasuk keterlibatan orang tua dalam membimbing kegiatan literasi di rumah. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan peneliti di kelas IV SD Islam Nurul Ihsan Palangka Raya, ditemukan bahwa kemampuan membaca siswa masih tergolong rendah. Kondisi tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain penggunaan model pembelajaran yang kurang variatif, media pembelajaran yang kurang menarik, rendahnya keterlibatan aktif siswa selama pembelajaran, serta belum optimalnya pendampingan belajar membaca baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan kognitif siswa sekolah dasar, salah satunya melalui model pembelajaran Game Based Learning berbantuan media kartu kata Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada tahap perencanaan, peneliti menyiapkan modul ajar, lembar observasi, instrumen tes, serta media kartu kata. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan menerapkan Game Based Learning berbantuan kartu kata. Tahap observasi melibatkan observer untuk mengamati aktivitas guru dan siswa, sedangkan tahap refleksi dilakukan untuk mengevaluasi dan memperbaiki proses pembelajaran pada siklus berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Game Based Learning berbantuan media kartu kata dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa. Pada kondisi awal, ketuntasan belajar siswa berada di bawah KKTP. Setelah siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 20% dengan nilai rata-rata 63,34 namun masih belum tercapai. Pada siklus II, ketuntasan klasikal meningkat menjadi 80% dengan nilai rata-rata 75,066 dan termasuk kategori tercapai. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Game Based Learning berbantuan media kartu kata efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas IV SDI Nurul Ihsan Palangka Raya.
SKRIPSI