Pemodelan Spasial Kebakaran Hutan dan Lahan Menggunakan Maximum Entropy Kabupaten Pulang Pisau / ANANDA DITA CAKRAWALA PUTRI /
ANANDA DITA CAKRAWALA PUTRI
text
Palangka Raya : Perpustakaan UMPR,
2026
|
Kebakaran hutan dan lahan gambut di wilayah tropis, khususnya Kalimantan Tengah, merupakan permasalahan serius yang terjadi berulang dan berkaitan dengan aktivitas manusia serta degradasi ekosistem gambut. Kabupaten Pulang Pisau sebagai wilayah dengan luasan gambut tinggi mengalami kejadian kebakaran signifikan, sehingga diperlukan analisis kerawanan berbasis spasial. Penelitian ini bertujuan memodelkan distribusi kerawanan kebakaran menggunakan metode Maximum Entropy (MaxEnt). Data yang digunakan meliputi titik panas tahun 2019 serta peubah lingkungan. Analisis dilakukan melalui pengolahan data spasial, uji korelasi, pemodelan MaxEnt, serta evaluasi menggunakan AUC dan uji Jackknife. Hasil menunjukkan model memiliki kinerja baik dengan nilai AUC 0.856. Kerawanan didominasi kategori sangat tidak rawan, sedangkan area rawan terkonsentrasi di bagian tengah dan selatan. Faktor utama meliputi jarak sungai, permukiman, suhu, dan kedalaman gambut. Peta hasil pemodelan dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan mitigasi yang lebih efektif.
SKRIPSI