Peran Budaya Keluarga dalam Keputusan Melanjutkan Pendidikan Tinggi pada Mahasiswa Suku Dayak di Kalimantan Tengah: Studi Mixed Method / AFIP NOORHAJIRIN /
AFIP NOORHAJIRIN
text
Palangka Raya : Perpustakaan UMPR,
2026
|
Afip Noorhajirin. 2026. Peran Budaya Keluarga Dalam Keputusan Melanjutkan Pendidikan Tinggi Pada Mahasiswa Suku Dayak di Kalimantan Tengah: Studi Mixed Method. Skripsi. Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Pembimbing (I) Dibyo Waskito Guntoro, M.Pd, Pembimbing (II) Achmad Zainul Rozikin, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui Pengaruh Budaya Keluarga terhadap Keputusan Melanjutkan Pendidikan Tinggi di Kalimantan Tengah, (2) Mengetahui Faktor Dominan dari Peran Budaya Keluarga dan Pengambilan Keputusan Melanjutkan Pendidikan Tinggi pada Mahasiswa Suku Dayak di Kalimantan Tengah. Metode penelitian ini menggunakan mixed method melalui model Sequential Explanatory Design (SED). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Suku Dayak di Kalimantan Tengah. Sampel penelitian ini terdiri dari 398 mahasiswa dari 13 Kabupaten dan 1 Kota di Kalimantan Tengah. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 5 mahasiswa Suku Dayak. Pengambilan sampel ditentukan menggunakan rumus Cochran dengan taraf signifikansi 0,5 dengan teknis pengambilan sampel purposive sampling. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini melalui observasi, kuesioner/angket, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data dilakukan prosedur kuantitatif melalui uji asumsi klasik, uji hubungan Pearson Correlations (Product Moment), dan Uji T (Persial). Teknik analisis data dilakukan prosedur kualitatif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data (menggunakan aplikasi Nvivo 12), dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan penelitian ini menunjukan bahwa (1) Secara parsial terdapat pengaruh positif atau signifikan peran budaya keluarga terhadap keputusan melanjutkan pendidikan tinggi, dibuktikan dengan Sig. (p) < 0,001 yang berarti (p) < 0,05 dan nilai koefisien determinan R2 menunjukan kontribusi sebesar 44,8%. (2) faktor dominan dari peran budaya keluarga adalah pesan orang tua dan faktor dominan dari keputusan melanjutkan pendidikan tinggi adalah motivasi. Kata Kunci: Peran Budaya Keluarga, Keputusan Melanjutkan Pendidikan tinggi
SKRIPSI