02976 2200205 4500001001900000005001500019035001800034007000300052008003900055082000700094084001300101100002000114245012400134250001000258260004600268520241400314600001202728990001502740990001502755INLIS000000001009920260713094707 a0010-03260320ta260713 | | |  a11 a11 MUT a0 aMUTIARA WARDANI1 aAnalisis Konflik Konservasi dan Ekonomi di Ekowisata Taman Nasional Tanjung Puting / MUTIARA WARDANI /cMUTIARA WARDANI aCet 1 aPalangka Raya :bPerpustakaan UMPR,c2026 aTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konflik konservasi dan ekonomi terhadap ekowisata taman nasional tanjung puting di kotawaringin barat. Ketertarikan peneliti meneliti ini untuk mengetahui peran balai taman nasional tanjung puting kotawaringin barat dalam analisis konflik konservasi dan ekonomi di ekowisata taman nasional tanjung puting, serta tantangan seperti penurunan pengunjung wisata, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas balai taman nasional tanjung puting dalam pengembangan dan promosi Taman Nasional Tanjung Puting. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai konflik konservasi dan ekonomi di ekowisata taman nasional tanjung puting, serta rekomendasi untuk meningkatkan kualitas fasilitas di daerah ekowisata tersebut, sehingga dapat memperkuat daya tarik Masyarakat ataupun pengunjung terhadap Taman Nasional Tanjung Puting. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: 1) obeservasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Balai Taman Nasional Tanjung Puting sudah cukup baik, dengan meningkatkan fasilitas ekowisata dan sosialisasi terhadap masyarakat tentang pentingnya menjaga, melestarikan dan kebersihan kawasanan wisata. Meski demikian, tantangan utama masih ada, seperti rendahnya kesadaran masyarakat tentang hal mempromosikan wisata alam setempat seperti Taman Nasional Tanjung Puting. Dinas Pariwisata Kotawaringin Barat telah bekerja sama dengan Balai Taman Nasional Tanjung Puting, meskipun masih terdapat kendala dalam jumlah pengunjung setiap tahunnya. Secara keseluhan, peran dinas pariwisata efektif, namun masih perlu peningkatan partisipasi masyarakat untuk mengembangkan promosi pariwisata di bidang mancanegara. Adapun saran dalam penelitian ini yaitu Adalah dengan memperkuat sosialisasi dan edukasi masyarakat, terutama terkait promosi mancanegara. Balai Taman Nasional Tanjung Puting juga perlu meningkatkan stakeholder terkait promosi ke terkait promosi ke mancanegara yang lebih mudah diakses untuk mengunjungi ekowisata Taman Nasional Tanjung Puting. Selain itu, jumlah dan kapasitas pengunjung perlu ditingkatkan agar pengunjung bisa lebih efisien, serta kerja sama dengan stakeholder harus diperkuat untuk memastikan peningkatan pengunjung bisa lebih stabil di tahun-tahun berikutnya. 4aSKRIPSI a2211025560 a2211025560