01915 2200193 4500001001900000005001500019035001800034007000300052008003900055082000700094084001300101100001800114245017600132250001000308260004600318520133000364600001201694990001501706INLIS000000001011320260713093357 a0010-03260334ta260713 | | |  a61 a61 YUS p0 aYUSRIL NADHIR1 aPemetaan Kemampuan Jasa Ekosistem Mengendalikan Kebakaran Hutan dan Lahan Berbasis Parameter Biofisik Terpadu Kabupaten Kotawaringin Timur / YUSRIL NADHIR /cYUSRIL NADHIR aCet 1 aPalangka Raya :bPerpustakaan UMPR,c2026 aYUSRIL NADHIR. Analisis Spasial Jasa Ekosistem Dalam Pengendalian Kebakaran Hutan Dan Lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur. Dibimbing oleh DR. SARI MARLINA, S.Hut., M.Si. dan BENI ISKANDAR, S.Hut., M.Si. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur sangat dipengaruhi oleh perubahan tutupan lahan dan kerentanan gambut. Penelitian ini bertujuan menilai tingkat jasa ekosistem dalam pengendalian karhutla menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan metode Simple Additive Weighting (SAW) berdasarkan tutupan lahan (bobot 0,60), tipe vegetasi (0,32), dan bentang lahan (0,08). Hasil analisis menunjukkan wilayah ini didominasi oleh perkebunan (41,64%), dataran organik bergambut (23,38%), dan vegetasi hutan kerangas pamah (22,79%). Sebaran spasial tingkat jasa ekosistem sangat didominasi oleh kelas Sangat Tinggi (43,92%) dan Tinggi (40,08%), membuktikan sekitar 84% wilayah kabupaten masih memiliki kapasitas alami yang baik untuk menahan risiko kebakaran. Sebaliknya, kelas Sangat Rendah (0,55%) terkonsentrasi di wilayah selatan pada lahan terbuka. Kesimpulannya, sebagian besar wilayah memiliki daya dukung mitigasi alami yang baik. Upaya restorasi diperlukan pada wilayah dengan jasa ekosistem rendah, serta perlindungan kawasan untuk kategori tinggi guna mempertahankan fungsi ekologisnya. 4aSKRIPSI a2161025209