Kepemimpinan Lurah dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Aparatur Sipil Negara pada Kantor Lurah (Studi di Kelurahan Tumbang Tahai Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya) / ROY APRILIANDI /
ROY APRILIANDI
text
Palangka Raya : Perpustakaan UMPR,
2026
|
Kepemimpinan Lurah dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Aparatur Sipil Negara pada Kantor Lurah (Studi di Kelurahan Tumbang Tahai Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya). Skripsi. Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial, Politik, Administrasi dan Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Pembimbing: (Nama Pembimbing). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kepemimpinan lurah dalam meningkatkan disiplin kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kelurahan Tumbang Tahai Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri atas lurah, kepala seksi, perangkat kelurahan, dan masyarakat. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan lurah dalam meningkatkan disiplin kerja ASN telah terlaksana dengan cukup baik melalui penerapan kepemimpinan transformasional. Pada indikator attributed charisma, lurah mampu menjadi teladan sehingga memperoleh kepercayaan, penghormatan, dan kekaguman dari aparatur. Pada indikator inspirational motivation, lurah telah mampu menyampaikan visi, misi, dan harapan organisasi secara jelas, namun pemberian motivasi kepada aparatur masih belum optimal. Pada indikator intellectual stimulation, lurah mendorong aparatur untuk berpikir kreatif dan memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan pelayanan. Sementara itu, pada indikator individualized consideration, lurah menunjukkan perhatian terhadap kebutuhan pegawai, mendengarkan masukan, serta menciptakan suasana kerja yang harmonis dan kondusif. Secara keseluruhan, kepemimpinan lurah berkontribusi terhadap peningkatan disiplin kerja ASN, meskipun masih diperlukan peningkatan motivasi, pembinaan, dan pengawasan agar disiplin kerja dapat terpelihara secara konsisten.
SKRIPSI