02672 2200205 4500001001900000005001500019035001800034007000300052008003900055082000700094084001300101100002400114245021000138250001000348260004600358520202000404600001202424990001502436990001502451INLIS000000001018320260731085105 a0010-03260394ta260731 | | |  a11 a11 AHM e0 aAHMAT YUSUP RAMADAN1 aEfektivitas Pelayanan Surat Izin Mengemudi Keliling dalam Meningkatkan Aksesibilitas dan Kualitas Pelayanan Pembuatan Surat Izin Mengemudi di Kota Palangka Raya / AHMAT YUSUP RAMADAN /cAHMAT YUSUP RAMADAN aCet 1 aPalangka Raya :bPerpustakaan UMPR,c2026 aPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Keliling dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan pembuatan SIM di Kota Palangka Raya. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan administrasi lalu lintas yang cepat, mudah dijangkau, dan efisien seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat dan pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor. Pelayanan SIM Keliling merupakan salah satu inovasi pelayanan publik yang dikembangkan oleh Kepolisian Republik Indonesia untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Palangka Raya yang terlibat dalam pelayanan SIM Keliling serta masyarakat pengguna layanan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan SIM Keliling di Kota Palangka Raya telah berjalan cukup efektif dalam meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pelayanan. Efektivitas pelayanan ditunjukkan melalui kemudahan prosedur, lokasi pelayanan yang strategis, serta waktu pelayanan yang relatif fleksibel sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan perpanjangan SIM. Dari aspek kualitas pelayanan, petugas dinilai responsif, ramah, dan mampu memberikan pelayanan sesuai dengan standar operasional yang berlaku. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan kapasitas pelayanan, panjangnya antrean pada waktu tertentu, serta belum optimalnya penyebaran informasi mengenai jadwal dan lokasi pelayanan SIM Keliling. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi, optimalisasi pemanfaatan media informasi digital, serta penambahan jangkauan layanan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan secara lebih merata. 4aSKRIPSI a2211025729 a2211025729