Komunikasi Pemasaran Pt. Pln Icon Plus dalam Membangun Brand Awareness Iconnet di Kota Palangka Raya / FEBY RIZKI AULIA / FEBY RIZKI AULIA text Palangka Raya : Perpustakaan UMPR, 2026 | Penelitian ini menganalisis komunikasi pemasaran PT PLN Icon Plus dalam membangun brand awareness ICONNET di Kota Palangka Raya menggunakan pendekatan kualitatif deskriftif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT PLN Icon Plus menerapkan strategi Integrated Marketing Communication (IMC) melalui enam komponen: periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, pemasaran langsung, pemasaran digital, dan penjualan personal. Komponen yang paling efektif adalah periklanan, pemasaran langsung, dan penjualan personal. Sementara pemasaran digital melalui Instagram dan TikTok belum dimanfaatkan secara optimal. Strategi IMC tersebut telah berhasil membangun brand awareness ICONNET hingga tingkat Brand Recognition dan Brand Recall. Namun ICONNET belum mencapai posisi Top of Mind karena masyarakat masih lebih mengenal merek kompetitor. Diperlukan strategi yang lebih konsisten dan terintegrasi untuk memperkuat posisi merek ICONNET di benak masyarakat Kota Palangka Raya. SKRIPSI