Analisis Struktur Gedung Pelayanan Masyarakat dengan Metode Hingga di Palangka Raya / ADE JAYA WARDANA PUTRA ADE JAYA WARDANA PUTRA text Palangka Raya Perpustakaan UMPR 2026 Cet 1
text
regular print
Peristiwa gempa yang terjadi pada 19 km Timur Laut Sampit, Kotawaringin Timur dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada 2024 getaran tanahnya hingga ke kota Palangka Raya. Karena itu maka diperlukan Analisis terhadap kekuatan struktur terhadap gedung bertingkat yang ada di Kalimantan Tengah. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah desain dimensi dan struktural bangunan sudah sesuai standar bangunan tahan gempa dan mengetahui kemampuan kekuatan bangunan apabila diberikan beban gempa. penelitian ini dilakukan Analisis Struktur Gedung Pelayanan Masyarakat Terhadap Gempa Di Kota Palangka Raya menggunakan Metode Elemen Hingga untuk mendapatkan nilai kinerja struktur dengan acuan SNI 2847:2019 untuk klasifikasi desain dimensi struktural, SNI 1727:2020 untuk pembebanan minimum, serta SNI 1726:2019 untuk beban gempa rencananya. Hasil penelitian menunjukan untuk klasifikasi desain dimensi dan stuktural bangunan tahan gempa pada kolom K1, dan K2 memenuhi syarat karna diameter minimum sengkang nya > 10 mm. dan pada balok tipe B1 dan B2, memenuhi syarat karna nilai jarak antar tulangan nya > 25 mm. Berdasarkan hasil output SAP2000 nilai axial force terbesar terjadi pada kolom tipe K1, pada Gempa sebesar 327,428 kN.m. Nilai shear force terbesar terjadi pada kolom tipe K1, pada beban gempa sebesar 318,69 kN.m. Nilai moment 3-3 terbesar terjadi pada balok tipe B1, pada beban Gempa sebesar 375,61 kN.m. Berdasarkan perbandingan perhitungan manual dan output SAP2000, seluruh struktur kolom K1 hingga K2 dapat dikatakan aman karna nilai maksimum antar zona gempa tidak melebihi nilai kuat nominal pada kapasitas kolom. ADE JAYA WARDANA PUTRA SKRIPSI 51 51 ADE a 260805 20260805110528 INLIS0000000010212 Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl (Revision 1.106 2014/12/19)