Analisis Deskriptif Koefisien Ahsp 2023 Upah Tenaga Kerja pada Pekerjaan Galian Struktur di Kabupaten Seruyan dalam Perspektif Efisiensi Biaya / WAWAN DARMAWAN /
WAWAN DARMAWAN
text
Palangka Raya : Perpustakaan UMPR,
2026
|
Penerapan standar biaya nasional sering kali menghadapi tantangan penyesuaian di tingkat daerah akibat variasi geografis dan kondisi pasar tenaga kerja lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara deskriptif komparatif koefisien upah tenaga kerja pada pekerjaan galian struktur berdasarkan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Tahun 2023 (Permen PUPR No. 8 Tahun 2023) dan menakar tingkat efisiensi pembiayaannya di Kabupaten Seruyan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif komparatif dengan teknik pengumpulan data primer melalui time study produktivitas pekerja dan wawancara upah pasar pada satu proyek sampel di Kabupaten Seruyan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien lapangan bersifat fluktuatif yang dipengaruhi faktor geoteknis wilayah ; tanah berpasir menghasilkan kinerja lebih cepat (koefisien 0,141), sementara dibandingkan standar AHSP (0,7500). Berdasarkan perspektif efisiensi biaya, analisis menghasilkan nilai Indeks Efisiensi (IE) rata-rata sebesar 0,19 (IE<1), yang mengindikasikan bahwa penerapan AHSP 2023 pada komponen upah pekerjaan galian struktur di Kabupaten Seruyan berada pada kondisi inefisien (terjadi pembengkakan biaya sebesar 18.84%). Inefisiensi ini dipicu oleh kelambatan kinerja fisik buruh, mengakibatkan adanya kesenjangan (gap) nilai upah. kesenjangan harga satuan dasar upah dan di mana kontraktor harus membayar upah riil lapangan lebih rendah (Rp 35.929,00-) dibandingkan pagu Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) pemerintah daerah (Rp.190.688,00,-). Penelitian ini merekomendasikan Dinas PUPR Kabupaten Seruyan untuk melakukan penyesuaian berkala pada HSD upah lokal dalam SSH daerah agar estimasi anggaran proyek lebih akurat.
SKRIPSI