Morfologi dan Produksi Tandan Buah Kelapa Sawit pada Umur Tanaman yang Berbeda / AKHMAD BUDIANOOR.S /
AKHMAD BUDIANOOR.S
text
Palangka Raya : Perpustakaan UMPR,
2026
|
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik morfologi dan produktivitas tandan buah kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada berbagai tingkat umur tanaman. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif komparatif dengan mengelompokkan tanaman ke dalam tiga kategori umur: muda (3–7 tahun), prima/matang (8–15 tahun), dan tua (>15 tahun). Parameter morfologi yang diamati meliputi tinggi batang dan panjang pelepah, sedangkan parameter produksi meliputi jumlah tandan per pohon dan Berat Janjang Rata-rata (BJR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik morfologi meningkat secara signifikan seiring bertambahnya umur tanaman, di mana tanaman tua memiliki batang tertinggi dan pelepah terpanjang. Dari aspek produksi, tanaman muda menghasilkan jumlah tandan yang banyak namun dengan BJR yang kecil. Produktivitas puncak (ton/ha/tahun) dicapai pada kelompok umur prima karena kombinasi jumlah tandan dan BJR yang optimal. Sebaliknya, tanaman tua menunjukkan penurunan jumlah tandan meskipun memiliki ukuran BJR yang paling besar. Kesimpulannya, umur tanaman berpengaruh nyata terhadap perubahan vegetatif dan generatif kelapa sawit, sehingga memerlukan penyesuaian strategi manajemen kelola dan pemanenan yang spesifik.
SKRIPSI