02364 2200205 4500001001900000005001500019035001800034007000300052008003900055082000700094084001300101100001800114245012200132250001000254260004600264520180600310600001202116990001502128990001502143INLIS000000001022320260805110107 a0010-03260428ta260805 | | |  a22 a22 SIT p0 aSITI NURJANAH1 aPengelolaan Dana Desa sebagai Modal Usaha Bumdes Kabar Lestari di Desa Kanamit Barat / SITI NURJANAH /cSITI NURJANAH aCet 1 aPalangka Raya :bPerpustakaan UMPR,c2026 aSiti Nurjanah. 2025. _Pengelolaan Dana Desa Sebagai Modal Usaha BUMDES Kabar Lestari di Desa Kanamit Barat._ Skripsi. Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya. Pembimbing I: Hendri, M.Pd, Pembimbing II: Agung Riadin, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan dana desa tahun 2025 sebagai modal usaha BUMDES kabar lestari di desa kanamit barat. Fokus penelitian meliputi tahapan pengelolaan dana desa yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban, serta penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, partisipatif, tertib dan disiplin anggaran, serta efektivitas dalam penyertaan modal kepada BUMDES. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala desa kanamit barat, ketua BUMDES kabar lestari, serta masyarakat desa kanamit barat sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyertaan modal kepada BUMDES kabar lestari ditetapkan melalui musyawarah desa pada tanggal 26 agustus 2025 dengan jumlah modal sebesar Rp 165.000.000 yang dicairkan dalam dua tahap melalui transfer dari rekening kas desa ke rekening BUMDES. Administrasi keuangan dilakukan melalui pencatatan keuangan desa dan pembukuan BUMDES, sedangkan laporan disampaikan secara rutin kepada pemerintah desa serta diteruskan ke pihak kecamatan dan kabupaten. Usaha ayam petelur sebagai unit usaha aktif dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dalam penyediaan kebutuhan pangan maupun pemberdayaan ekonomi desa. Secara umum prinsip pengelolaan keuangan desa telah diterapkan, meskipun administrasi pelaporan masih perlu ditingkatkan agar lebih sistematis dan terdokumentasi dengan baik. 4aSKRIPSI a2222026710 a2222026710