Perencanaan Jalur Khusus Sepeda di Taman Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur / SALSABILA RAHMADIYAN / SALSABILA RAHMADIYAN text Palangka Raya : Perpustakaan UMPR, 2026 | Pada saat ini, perkembangan pada gaya hidup dipengaruhi oleh adanya penerapan gaya hidup sehat dan berkeselamatan. Oleh karena itu, Kabupaten Kotawaringin Timur memerlukan fasilitas jalur khusus sepeda untuk mendukungnya. Jalur ini akan membantu kegiatan bersepeda serta mendukung kegiatan Car Free Day dan mempermudah siswa berangkat sekolah. Pada peneitian ini, metode yang digunakan untuk pengumpulan data sekunder didapatkan dari beberapa instansi pemerintah atau berbagai sumber yang berkaitan dengan penulisan. Selanjutnya, pengumpulan data primer ini didapatkan dengan melakukan survei langsung ke lapangan antara lain survei inventarisasi jalan dan survei volume lalu lintas. Hasil penelitian menunjukan kinerja ruas jalan yang terdapat perubahan pada hari kerja yaitu hanya di Jl. Yos Sudarso mengalami perubahan yang awalnya kapasitas 2642,98 dan v/c rationya 0,16 menjadi 2318,4 untuk kapasitas dan 0,18 untuk v/c ratio. Sedangkan pada ketiga ruas jalan lainnya tidak ada perubahan kapasitas dan v/c ratio. Kinerja ruas jalan yang terdapat perubahan pada hari libur yaitu pada Jl. Yos Sudarso mengalami perubahan yang awalnya kapasitas 2642,98 dan v/c rationya 0,19 menjadi 2318,4 untuk kapasitas dan 0,21 untuk v/c rationya. Sedangkan pada ketiga ruas jalan lainnya tidak ada perubahan pada kapasitas dan v/c rationya. Kinerja jalan pada Jl. Yos Sudarso sebelum adanya jalur khusus sepeda (A) dan setelah adanya jalur khusus sepeda berubah menjadi (B), sedangkan pada Jl. Jend. S. Parman, Jl. D.I Panjaitan dan Jl. Pemuda sebelum adanya jalur khusus sepeda (B). Pemilihan desain jalur khusus sepeda yaitu bertipe C yang terletak di bahu jalan dengan lebar jalur 1,44 m dengan tipe parkir sepeda itu inverted U SKRIPSI