Analisis Kinerja Fasilitas Putaran Balik (U-Turn) di Ruas Jalan Tjilik Riwut Kabupaten Kotawaringin Timur / RIFKI NUR IPANDA RIFKI NUR IPANDA text Palangka Raya Perpustakaan UMPR 2026 Cet 1
text
regular print
Ruas Jalan Tjilik Riwut sepanjang 1,2 kilometer di Kota Sampit merupakan jalan arteri sekunder dengan tipe 4/2 T yang melayani pergerakan kendaraan dari dalam dan luar kota. Keberadaan tiga fasilitas putaran balik (U-Turn) pada segmen jalan ini menimbulkan permasalahan lalu lintas berupa kemacetan, antrian panjang, dan potensi kecelakaan akibat ketidaksesuaian geometrik dengan standar yang berlaku. Jarak antar bukaan median yang hanya berkisar 106–125 meter jauh di bawah ketentuan minimum 400 meter sesuai SNI 2444:2008, sementara lebar median eksisting hanya 1 meter dari standar minimum 4–5 meter. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja lalu lintas ruas jalan, menganalisis kondisi geometrik fasilitas U-Turn eksisting, serta merumuskan rekomendasi perbaikan berbasis data lapangan. Metode yang digunakan adalah survei langsung meliputi inventarisasi ruas jalan, pencacahan lalu lintas terklasifikasi, survei geometrik bukaan median, serta pengukuran antrian dan tundaan pada jam puncak. Analisis kapasitas ruas jalan mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023, sedangkan kinerja fasilitas U-Turn dihitung menggunakan model regresi linear Al-Masheid (1999) untuk kapasitas, model Bina Marga (2005) untuk panjang antrian, dan formula Heddy R. Agah (2007) untuk tundaan. Survei dilaksanakan selama 14 jam dari pukul 06.00–20.00 WIB pada bulan Mei 2026, dengan volume jam puncak tertinggi terjadi pada pukul 16.00–17.00 WIB. Hasil analisis menunjukkan bahwa V/C Ratio ruas jalan berada pada tingkat pelayanan C dengan nilai 0,43 dari arah Simpang Kompi dan 0,45 dari arah Simpang Tidar, dengan kecepatan arus bebas 47 km/jam. Kapasitas U-Turn eksisting berkisar antara 430–459 smp/jam dengan panjang antrian maksimal 25 meter dan rata-rata tundaan 9,86 detik/kendaraan. Berdasarkan hasil evaluasi, direkomendasikan penutupan U-Turn 1 dan U-Turn 3 serta peningkatan U-Turn 2 menjadi tipe ganda. Setelah penerapan rekomendasi, kapasitas meningkat menjadi 446–497 smp/jam, panjang antrian berkurang menjadi rata-rata 19 meter, tundaan turun menjadi 9,7 detik/kendaraan, dan V/C Ratio menurun menjadi 0,38–0,44, yang mengindikasikan perbaikan keselamatan dan keteraturan lalu lintas secara keseluruhan. RIFKI NUR IPANDA SKRIPSI 51 51 RIF a 260806 20260806084902 INLIS0000000010232 Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl (Revision 1.106 2014/12/19)