01608 2200205 4500001001900000005001500019035001800034007000300052008003900055082000700094084001300101100001400114245014400128250001000272260004600282520103200328600001201360990001501372990001501387INLIS000000001024120260818102820 a0010-03260442ta260818 | | |  a61 a61 HAR a0 aHARIYANTO1 aAnalisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Belum Terlaksananya Multi Usaha Kehutanan pada Pbph Pt. Sikatan Wana Raya / HARIYANTO /cHARIYANTO aCet 1 aPalangka Raya :bPerpustakaan UMPR,c2026 aHARIYANTO. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Belum Terlaksananya Multi Usaha Kehutanan Pada PBPH PT. Sikatan Wana Raya. Dibimbing oleh NANANG HANAFI dan ARDIYANSYAH PURNAMA. Multi Usaha Kehutanan adalah pendanaan dengan persentase 63,2% dan Indeks Hambatan 36,8%, diikuti oleh sumber daya manusia sebesar 66,8% (Indeks Hambatan 33,2%), dukungan pemerintah sebesar 67,6% (Indeks Hambatan 32,4%), faktor eksternal sebesar 70,0% (Indeks Hambatan 30,0%), manajemen perusahaan sebesar 71,6% (Indeks Hambatan 28,4%), regulasi sebesar 75,2% (Indeks Hambatan 24,8%), dan potensi usaha sebesar 81,2% (Indeks Hambatan 18,8%). Berdasarkan hasil tersebut, aspek pendanaan, sumber daya manusia, dan dukungan pemerintah merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi belum terlaksananya Multi Usaha Kehutanan pada PBPH PT. Sikatan Wana Raya. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pendanaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan pemerintah yang lebih optimal untuk mempercepat implementasi Multi Usaha Kehutanan. 4aSKRIPSI a2461233457 a2461233457