Analisis Pengaruh Jumlah Tenaga Kerja Terhadap Penyelesaian Proyek Konstruksi Penambahan Ruang Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau Ta 2025 / KRISTIANDIWIJAYA KRISTIANDIWIJAYA text Palangka Raya Perpustakaan UMPR 2026 Cet 1
text
regular print
Metode Crashing merupakan suatu cara diambil oleh para kontraktor untuk menjalankan proyek konstruksi, dimana cara ini dapat menjadikan penyelesaian suatu proyek konstruksi lebih cepat. Dalam permasalahan proyek penambahan ruang kantor dinas kesehatan kabupaten lamandau adalah penambahan tenaga kerja untuk cepat menyelesaikan proyek, dengan cara metode Crashing untuk mengetahui manajemen proyek pada saat penambahan tenaga kerja dan mempersingkat waktu pekerjaan proyek. Tujuan akhir proyek ini adalah mendirikan bangunan sesuai perjanjian kontrak kerja telah ditetapkan. Indikator lebih lanjut keberhasilan suatu proyek adalah seberapa baik proyek tersebut mengelola waktu, uang, dan kualitas. Langkah pertama dalam metode penelitian ini adalah tinjauan pustaka, yaitu mencari informasi dan data gagasan berkaitan dengan pertanyaan utama penelitian di buku, perkuliahan, media online, Pengumpulan data langsung dari dokumentasi proyek adalah tahap selanjutnya. Setelah semua data dikumpulkan, data proyek akan diperiksa sehingga dapat diambil kesimpulan berdasarkan penelitian. Kesimpulan dari pembahasan menunjukkan bahwa untuk mempercepat proyek, akan ada tambahan biaya keseluruhan sebesar Rp. 67.170 Sebaliknya, terjadi penurunan waktu pelaksanaan keseluruhan pekerjaan struktural selama 4 hari. Setiap pekerjaan pondasi dan beton bertulang khusus pada pekerjaan Pek. Bekesting Sloof dengan durasi 28 hari, pekerjaan sesuai dengan rencana harus dilacak agar proyek dapat berjalan sesuai rencana dan tepat waktu. KRISTIANDIWIJAYA SKRIPSI 51 51 KRI a 260811 20260811015156 INLIS0000000010247 Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl (Revision 1.106 2014/12/19)