02039 2200205 4500001001900000005001500019035001800034007000300052008003900055082000700094084001300101100002300114245016900137250001000306260004600316520142900362600001201791990001501803990001501818INLIS000000001025220260811021812 a0010-03260449ta260811 | | |  a31 a31 AUL r0 aAULIA DWI MAHARANI1 aRespon Pertumbuhan dan Hasil Mentimun Jepang dengan Perlakuan Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk Npk 16-16-16 di Tanah Berpasir / AULIA DWI MAHARANI /cAULIA DWI MAHARANI aCet 1 aPalangka Raya :bPerpustakaan UMPR,c2026 aAbsrak AULIA DWI MAHARANI. Respon Pertumbuhan dan Hasil Mentimun Jepang dengan Perlakuan Pupuk Kandang Ayam dan Pupuk NPK 16-16-16 di Tanah Berpasir. Dibimbing oleh DJOKO EKO HADI SUSILO dan FAHRUDDIN ARFIANTO. Mentimun jepang (Cucumis sativus var japanes) adalah tanaman sayuran buah dari famili Cucurbitaceae yang tumbuh merambat, berkembang luas di iklim tropis maupun subtropis dan memiliki tingkat adaptasi yang baik karena dapat tumbuh di dataran menengah sampai dataran tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh perlakuan pupuk kandang ayam dan pupuk NPK 16-16-16 terhadap tinggi tanaman, jumlah buah per tanaman, panjang buah, berat buah per tanaman, dan potensi hasil panen per hektar di tanah berpasir. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan (RAK) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan, yaitu faktor I menggunakan pupuk kandang ayam (A) yang terdiri dari 3 perlakuan, yaitu: A1 = 20 t ha-1, A2 = 30 t ha-1, A3 = 40t ha-1. Faktor II pupuk NPK 16-16-16 terdiri dari 3 perlakuan, yaitu: P1 = 200 kg ha-1, P2 = 300 kg ha-1, P3 = 400 kg ha-1. Hasil penelitian memiliki perlakuan terbaik pada tinggi tanaman, jumlah buah per tanaman, panjang buah, berat buah pertanaman, dan potensi hasil penen per hektar. Perlakuan pupuk kandang ayam dan pupuk NPK 16-16-16 dengan dosis terbaik adalah 40 t ha-1 dan 300 kg ha-1. Kata kunci: Mentimun Jepang, kandang ayam, NPK 16-16-16, Tanah Berpasir 4aSKRIPSI a2231025971 a2231025971