Cite This        Tampung        Export Record
Judul Representasi Nilai Syukur dan Persepsi Waktu dalam Lirik Lagu “Terbuang dalam Waktu” Karya Barasuara: Analisis Semiotika Roland Barthes / NOVIA ANDINI / NOVIA ANDINI
Pengarang NOVIA ANDINI
EDISI Cet 1
Penerbitan Palangka Raya : Perpustakaan UMPR, 2026
Subjek SKRIPSI
Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis representasi nilai syukur dan persepsi waktu dalam lirik lagu “Terbuang dalam Waktu” karya Barasuara menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kehidupan modern yang ditandai dengan percepatan waktu dan menurunnya kesadaran reflektif individu terhadap makna hidup, sehingga nilai syukur sering terpinggirkan. Lirik lagu sebagai teks budaya dipandang mampu merepresentasikan pengalaman emosional, sosial, dan eksistensial manusia melalui simbol dan metafora. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan interpretatif. Data utama berupa teks lirik lagu dianalisis melalui tiga tingkat pemaknaan Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu tersebut merepresentasikan pengalaman manusia dalam menghadapi waktu sebagai proses yang tidak linear, penuh kehilangan, refleksi, dan perubahan. Nilai syukur muncul sebagai bentuk kesadaran terhadap momen yan
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2212026117 12 NOV r Baca di tempat Perpustakaan Pusat - Ruang Baca Referensi Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS0000000010107
005 20260713094004
007 ta
008 260713################|##########|#|##
035 # # $a 0010-03260328
082 # # $a 12
084 # # $a 12 NOV r
100 0 # $a NOVIA ANDINI
245 1 # $a Representasi Nilai Syukur dan Persepsi Waktu dalam Lirik Lagu “Terbuang dalam Waktu” Karya Barasuara: Analisis Semiotika Roland Barthes / NOVIA ANDINI /$c NOVIA ANDINI
250 # # $a Cet 1
260 # # $a Palangka Raya :$b Perpustakaan UMPR,$c 2026
520 # # $a Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis representasi nilai syukur dan persepsi waktu dalam lirik lagu “Terbuang dalam Waktu” karya Barasuara menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kehidupan modern yang ditandai dengan percepatan waktu dan menurunnya kesadaran reflektif individu terhadap makna hidup, sehingga nilai syukur sering terpinggirkan. Lirik lagu sebagai teks budaya dipandang mampu merepresentasikan pengalaman emosional, sosial, dan eksistensial manusia melalui simbol dan metafora. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan interpretatif. Data utama berupa teks lirik lagu dianalisis melalui tiga tingkat pemaknaan Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu tersebut merepresentasikan pengalaman manusia dalam menghadapi waktu sebagai proses yang tidak linear, penuh kehilangan, refleksi, dan perubahan. Nilai syukur muncul sebagai bentuk kesadaran terhadap momen yang tersisa, hubungan dengan orang lain, serta penerimaan terhadap pengalaman hidup. Sementara itu, persepsi waktu direpresentasikan sebagai tekanan, siklus pengalaman, sekaligus ruang refleksi eksistensial. Pada tingkat mitos, penelitian ini menemukan bahwa waktu dimaknai sebagai perjalanan hidup yang tidak dapat diulang, sedangkan syukur menjadi sikap yang membantu individu memahami dan menerima realitas tersebut.
600 # 4 $a SKRIPSI
990 # # $a 2212026117
990 # # $a 2212026117
Content Unduh katalog