Detail Katalog
ID: 12798
Representasi Pesan Emosional dalam Foto Pernikahan Akun Instagram Dielusy, Menggunakan Teori Pendekatan Semiotika Naratif Algirdas Julien Greimas / ARDI MAULANA / ARDI MAULANA
Edisi: Cet 1Pengarang
ARDI MAULANA
Penerbit
Perpustakaan UMPR,
Tempat Terbit
Palangka Raya :
Tahun Terbit
2026
Subjek
SKRIPSI
Detail Teknis
Nomor Panggil
12 ARD r
Control Number
INLIS0000000009965
BIB ID
0010-03260208
Catatan
Penelitian ini membahas pemaknaan karya visual fotografi pernikahan yang dipublikasikan melalui media sosial Instagram. Fotografi pernikahan tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi, tetapi juga sebagai media komunikasi visual yang mampu menyampaikan emosi, nilai, serta pesan simbolik kepada audiens. Setiap karya visual memiliki potensi makna yang berbeda tergantung pada pengalaman, persepsi, dan latar belakang individu yang melihatnya. Oleh karena itu. Penelitian ini berfokus pada bagaimana audiens memaknai tiga karya foto pernikahan yang memiliki sudut pandang dan nuansa emosional yang berbeda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi Edmund Husserl, yang menempatkan pengalaman subjektif narasumber sebagai pusat analisis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap empat narasumber yang terdiri dari tiga klien dan satu rekan kerja fotografer. Dalam proses penelitian, narasumber diberikan tiga foto untuk diamati, kemudian diminta memberikan tanggapan, interpretasi, serta pemaknaan terhadap setiap karya visual tersebut. Analisis data dilakukan dengan memahami makna yang muncul berdasarkan pengalaman sadar narasumber terhadap visual yang dilihat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan terhadap karya visual fotografi pernikahan terbentuk melalui interpretasi emosional dan pengalaman subjektif masing-masing individu. Foto pertama dimaknai sebagai representasi kebahagiaan dan puncak perjalanan cinta, foto kedua menggambarkan kesakralan, penghormatan, dan nilai spiritual dalam momen sungkeman, sedangkan foto ketiga merepresentasikan emosi haru sebagai bentuk transisi menuju kehidupan baru. Meskipun terdapat variasi dalam penyampaian, secara umum makna yang ditangkap narasumber sejalan dengan pesan yang ingin disampaikan oleh peneliti. Penelitian ini juga menemukan bahwa elemen visual seperti ekspresi, pencahayaan, komposisi, serta simbol budaya memiliki peran penting dalam membentuk persepsi dan makna yang diterima oleh audiens. Melalui analisis menggunakan Model Aktansial Greimas, ketiga foto tersebut membentuk struktur naratif yang utuh, di mana pasangan pengantin sebagai subjek berusaha mencapai objek berupa kebahagiaan dalam pernikahan, dengan dukungan elemen visual sebagai penolong, serta melalui dinamika emosional sebagai bagian dari proses naratif. Melalui pendekatan fenomenologi Edmund Husserl, penelitian ini menyimpulkan bahwa karya visual fotografi pernikahan merupakan bentuk komunikasi visual yang tidak hanya menyampaikan realitas, tetapi juga membangun makna emosional yang dapat ditafsirkan secara beragam oleh audiens. Makna yang dihasilkan bersifat subjektif namun tetap memiliki kecenderungan keselarasan ketika elemen visual disusun secara kuat dan komunikatif.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
2212026087 |
12 ARD r |
Baca di tempat | Ruang Koleksi Referensi | Tersedia |
Format MARC21 - Total 16 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS0000000009965 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260511091214 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-03260208 | 3 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 4 |
| 008 | _ |
_ |
260511################|##########|#|## | 5 |
| 082 | # |
# |
$a 12 | 6 |
| 084 | # |
# |
$a 12 ARD r | 7 |
| 100 | _ |
# |
$a ARDI MAULANA | 8 |
| 245 | 1 |
# |
$a Representasi Pesan Emosional dalam Foto Pernikahan Akun Instagram Dielusy, Menggunakan Teori Pendekatan Semiotika Naratif Algirdas Julien Greimas / ARDI MAULANA /$c ARDI MAULANA | 9 |
| 250 | # |
# |
$a Cet 1 | 10 |
| 260 | # |
# |
$a Palangka Raya :$b Perpustakaan UMPR,$c 2026 | 11 |
| 520 | # |
# |
$a Penelitian ini membahas pemaknaan karya visual fotografi pernikahan yang dipublikasikan melalui media sosial Instagram. Fotografi pernikahan tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi, tetapi juga sebagai media komunikasi visual yang mampu menyampaikan emosi, nilai, serta pesan simbolik kepada audiens. Setiap karya visual memiliki potensi makna yang berbeda tergantung pada pengalaman, persepsi, dan latar belakang individu yang melihatnya. Oleh karena itu. Penelitian ini berfokus pada bagaimana audiens memaknai tiga karya foto pernikahan yang memiliki sudut pandang dan nuansa emosional yang berbeda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi Edmund Husserl, yang menempatkan pengalaman subjektif narasumber sebagai pusat analisis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap empat narasumber yang terdiri dari tiga klien dan satu rekan kerja fotografer. Dalam proses penelitian, narasumber diberikan tiga foto untuk diamati, kemudian diminta memberikan tanggapan, interpretasi, serta pemaknaan terhadap setiap karya visual tersebut. Analisis data dilakukan dengan memahami makna yang muncul berdasarkan pengalaman sadar narasumber terhadap visual yang dilihat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan terhadap karya visual fotografi pernikahan terbentuk melalui interpretasi emosional dan pengalaman subjektif masing-masing individu. Foto pertama dimaknai sebagai representasi kebahagiaan dan puncak perjalanan cinta, foto kedua menggambarkan kesakralan, penghormatan, dan nilai spiritual dalam momen sungkeman, sedangkan foto ketiga merepresentasikan emosi haru sebagai bentuk transisi menuju kehidupan baru. Meskipun terdapat variasi dalam penyampaian, secara umum makna yang ditangkap narasumber sejalan dengan pesan yang ingin disampaikan oleh peneliti. Penelitian ini juga menemukan bahwa elemen visual seperti ekspresi, pencahayaan, komposisi, serta simbol budaya memiliki peran penting dalam membentuk persepsi dan makna yang diterima oleh audiens. Melalui analisis menggunakan Model Aktansial Greimas, ketiga foto tersebut membentuk struktur naratif yang utuh, di mana pasangan pengantin sebagai subjek berusaha mencapai objek berupa kebahagiaan dalam pernikahan, dengan dukungan elemen visual sebagai penolong, serta melalui dinamika emosional sebagai bagian dari proses naratif. Melalui pendekatan fenomenologi Edmund Husserl, penelitian ini menyimpulkan bahwa karya visual fotografi pernikahan merupakan bentuk komunikasi visual yang tidak hanya menyampaikan realitas, tetapi juga membangun makna emosional yang dapat ditafsirkan secara beragam oleh audiens. Makna yang dihasilkan bersifat subjektif namun tetap memiliki kecenderungan keselarasan ketika elemen visual disusun secara kuat dan komunikatif. | 12 |
| 600 | # |
4 |
$a SKRIPSI | 13 |
| 990 | # |
# |
$a 2212026087 | 14 |
| 990 | # |
# |
$a 2212026087 | 15 |
| 990 | # |
# |
$a 2212026087 | 16 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Pencarian Terkait
Export