Detail Katalog
ID: 12814
Evaluasi Kinerja Unit Peremuk Batu Bara di Pt Marunda Grahamineral Kabupaten Murung Raya / NIKO PAMUNGKI HINDRIARTO / NIKO PAMUNGKI HINDRIARTO
Edisi: Cet 1Pengarang
NIKO PAMUNGKI HINDRIARTO
Penerbit
Perpustakaan UMPR,
Tempat Terbit
Palangka Raya :
Tahun Terbit
2026
Subjek
SKRIPSI
Detail Teknis
Nomor Panggil
51 NIK e
Control Number
INLIS0000000009974
BIB ID
0010-03260216
Catatan
PT Marunda Grahamineral merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang penambangan dan peremukan batubara menggunakan unit Coal Crushing Plant. Target perusahaan untuk produksi batubara tahun 2023 sebesar 2,4 juta ton, dengan produksi aktual hanya tercapai 2,04 juta ton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi terkait penyebab tidak tercapainya target produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Kuantitatif dengan menganalisis waktu hambatan yang dapat dihindari dan hambatan yang tidak dapat dihindari. Jenis hambatan yang dapat dihindari diantaranya yaitu terlambat mulai produksi, keterlambatan setelah waktu istirahat, change shift, magnetic separator, menunggu unit dan stuck boulder. Sedangkan untuk hambatan yang tidak dapat dihindari diantaranya yaitu perbaikan belt conveyor, hambatan mesin dan hambatan kelistrikan. Analisis dilakukan dengan menghitung peningkatan efisiensi kerja dan ketersediaan alat. Kemudian bandingkan hasil sebelum dan sesudah dilakukannya efisiensi waktu hambatan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan produksi ditahun 2023 dengan tahun 2024, dimana sudah dilakukannya efisiensi waktu hambatan. Dimana di tahun 2024 hasil produksi menunjukkan adanya peningkatan produksi dengan pencapaian 2.39 juta ton yang mana hasil tersebut 99% dari yg ditargetkan yaitu 2,4 juta ton. Peningkatan efisiensi kerja dan ketersediaan alat terbukti efektif untuk mencapai target produksi.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
2451131598 |
51 NIK e |
Baca di tempat | Ruang Koleksi Referensi | Tersedia |
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS0000000009974 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20260511085157 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-03260216 | 3 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 4 |
| 008 | _ |
_ |
260511################|##########|#|## | 5 |
| 082 | # |
# |
$a 51 | 6 |
| 084 | # |
# |
$a 51 NIK e | 7 |
| 100 | _ |
# |
$a NIKO PAMUNGKI HINDRIARTO | 8 |
| 245 | 1 |
# |
$a Evaluasi Kinerja Unit Peremuk Batu Bara di Pt Marunda Grahamineral Kabupaten Murung Raya / NIKO PAMUNGKI HINDRIARTO /$c NIKO PAMUNGKI HINDRIARTO | 9 |
| 250 | # |
# |
$a Cet 1 | 10 |
| 260 | # |
# |
$a Palangka Raya :$b Perpustakaan UMPR,$c 2026 | 11 |
| 520 | # |
# |
$a PT Marunda Grahamineral merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang penambangan dan peremukan batubara menggunakan unit Coal Crushing Plant. Target perusahaan untuk produksi batubara tahun 2023 sebesar 2,4 juta ton, dengan produksi aktual hanya tercapai 2,04 juta ton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi terkait penyebab tidak tercapainya target produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Kuantitatif dengan menganalisis waktu hambatan yang dapat dihindari dan hambatan yang tidak dapat dihindari. Jenis hambatan yang dapat dihindari diantaranya yaitu terlambat mulai produksi, keterlambatan setelah waktu istirahat, change shift, magnetic separator, menunggu unit dan stuck boulder. Sedangkan untuk hambatan yang tidak dapat dihindari diantaranya yaitu perbaikan belt conveyor, hambatan mesin dan hambatan kelistrikan. Analisis dilakukan dengan menghitung peningkatan efisiensi kerja dan ketersediaan alat. Kemudian bandingkan hasil sebelum dan sesudah dilakukannya efisiensi waktu hambatan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan produksi ditahun 2023 dengan tahun 2024, dimana sudah dilakukannya efisiensi waktu hambatan. Dimana di tahun 2024 hasil produksi menunjukkan adanya peningkatan produksi dengan pencapaian 2.39 juta ton yang mana hasil tersebut 99% dari yg ditargetkan yaitu 2,4 juta ton. Peningkatan efisiensi kerja dan ketersediaan alat terbukti efektif untuk mencapai target produksi. | 12 |
| 600 | # |
4 |
$a SKRIPSI | 13 |
| 990 | # |
# |
$a 2451131598 | 14 |
| 990 | # |
# |
$a 2451131598 | 15 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Pencarian Terkait
Export