Detail Katalog

ID: 12839
Cover Analisis Program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam Meningkatkan Pelayanan Jamaah Haji Daerah Melalui Bagian Bina Mental Spiritual pada Biro Kesra Setda Provinsi Kalimantan Tengah / DESY LESMANAWATY / DESY LESMANAWATY

Analisis Program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam Meningkatkan Pelayanan Jamaah Haji Daerah Melalui Bagian Bina Mental Spiritual pada Biro Kesra Setda Provinsi Kalimantan Tengah / DESY LESMANAWATY / DESY LESMANAWATY

Edisi: Cet 1
Pengarang
DESY LESMANAWATY
Penerbit
Perpustakaan UMPR,
Tempat Terbit
Palangka Raya :
Tahun Terbit
2026
Subjek
SKRIPSI
Detail Teknis
Nomor Panggil
11 DES a
Control Number
INLIS0000000009997
BIB ID
0010-03260236
Catatan
Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki nilai strategis dalam membentuk kualitas spiritual dan sosial umat Islam. Sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia, Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam penyelenggaraan ibadah haji, seperti administrasi, transportasi, pembinaan, kesehatan, dan keamanan. Dalam konteks ini, peran pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, menjadi penting dalam mempersiapkan jemaah secara menyeluruh. Melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), khususnya Bagian Bina Mental Spiritual, pemerintah provinsi melaksanakan program pembinaan keagamaan guna meningkatkan kesiapan mental dan spiritual calon jemaah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program pembinaan tersebut, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, dan memberikan rekomendasi kebijakan untuk peningkatan kualitas pelayanan haji di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi terhadap sejumlah informan yang ditentukan berdasarkan kebutuhan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan, program dirancang secara partisipatif, melibatkan lintas sektor, dan berbasis evaluasi tahun sebelumnya, meskipun komunikasi publik dan pelatihan bagi pendamping ibadah masih perlu ditingkatkan. Pada tahap pelaksanaan, pembinaan manasik dilakukan secara menyeluruh dengan muatan lokal dan pembinaan mental, serta fasilitasi logistik yang terkoordinasi meskipun terkendala oleh aspek teknis seperti pengadaan melalui e-katalog. Sementara itu, proses evaluasi dan monitoring dilakukan secara berkelanjutan dengan metode pemantauan langsung, umpan balik dari jemaah, dan dokumentasi digital, mencakup aspek teknis serta kesiapan spiritual jemaah. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi positif terhadap kesiapan dan kenyamanan jemaah, namun masih memerlukan penguatan di aspek komunikasi, inovasi metode, dan sistem evaluasi berkelanjutan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2411130522 11 DES a Baca di tempat Ruang Koleksi Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS0000000009997 1
005 _ _ 20260511103408 2
035 # # $a 0010-03260236 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 260511################|##########|#|## 5
082 # # $a 11 6
084 # # $a 11 DES a 7
100 _ # $a DESY LESMANAWATY 8
245 1 # $a Analisis Program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam Meningkatkan Pelayanan Jamaah Haji Daerah Melalui Bagian Bina Mental Spiritual pada Biro Kesra Setda Provinsi Kalimantan Tengah / DESY LESMANAWATY /$c DESY LESMANAWATY 9
250 # # $a Cet 1 10
260 # # $a Palangka Raya :$b Perpustakaan UMPR,$c 2026 11
520 # # $a Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang memiliki nilai strategis dalam membentuk kualitas spiritual dan sosial umat Islam. Sebagai negara dengan jumlah jemaah haji terbesar di dunia, Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam penyelenggaraan ibadah haji, seperti administrasi, transportasi, pembinaan, kesehatan, dan keamanan. Dalam konteks ini, peran pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, menjadi penting dalam mempersiapkan jemaah secara menyeluruh. Melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), khususnya Bagian Bina Mental Spiritual, pemerintah provinsi melaksanakan program pembinaan keagamaan guna meningkatkan kesiapan mental dan spiritual calon jemaah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program pembinaan tersebut, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, dan memberikan rekomendasi kebijakan untuk peningkatan kualitas pelayanan haji di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi terhadap sejumlah informan yang ditentukan berdasarkan kebutuhan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan, program dirancang secara partisipatif, melibatkan lintas sektor, dan berbasis evaluasi tahun sebelumnya, meskipun komunikasi publik dan pelatihan bagi pendamping ibadah masih perlu ditingkatkan. Pada tahap pelaksanaan, pembinaan manasik dilakukan secara menyeluruh dengan muatan lokal dan pembinaan mental, serta fasilitasi logistik yang terkoordinasi meskipun terkendala oleh aspek teknis seperti pengadaan melalui e-katalog. Sementara itu, proses evaluasi dan monitoring dilakukan secara berkelanjutan dengan metode pemantauan langsung, umpan balik dari jemaah, dan dokumentasi digital, mencakup aspek teknis serta kesiapan spiritual jemaah. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi positif terhadap kesiapan dan kenyamanan jemaah, namun masih memerlukan penguatan di aspek komunikasi, inovasi metode, dan sistem evaluasi berkelanjutan. 12
600 # 4 $a SKRIPSI 13
990 # # $a 2411130522 14
990 # # $a 2411130522 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog
Ditambahkan:
11 May 2026
Export