Detail Katalog

ID: 12896
Cover Implementasi Program Gerakan Bahalap oleh Telkom di Kota Palangka Raya / LAILY SINA FAHRINA / LAILY SINA FAHRINA

Implementasi Program Gerakan Bahalap oleh Telkom di Kota Palangka Raya / LAILY SINA FAHRINA / LAILY SINA FAHRINA

Edisi: Cet 1
Pengarang
LAILY SINA FAHRINA
Penerbit
Perpustakaan UMPR,
Tempat Terbit
Palangka Raya :
Tahun Terbit
2026
Subjek
SKRIPSI
Detail Teknis
Nomor Panggil
11 LAI i
Control Number
INLIS0000000010026
BIB ID
0010-03260259
Catatan
LAILY SINA FAHRINA. 2025. Implementasi Program Gerakan Bahalap oleh Telkom di Kota Palangka Raya. Skripsi. Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Pembimbing: Bapak Dr. Farid Zaky Yopiannor, S.Sos., M.A.P Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Gerakan Bahalap yang diinisiasi oleh PT Telkom di Kota Palangka Raya dalam upaya penanganan masalah sampah berbasis digital dan insentif sembako. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori implementasi kebijakan Charles O. Jones yang meliputi tiga dimensi utama: Organisasi, Interpretasi, dan Penerapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dari aspek Organisasi, PT Telkom telah memiliki struktur dan dukungan anggaran yang kuat melalui dana CSR, namun masih terkendala pada infrastruktur fisik seperti gudang penampungan sementara. (2) Dari aspek Interpretasi, sosialisasi yang dilakukan di area CFD efektif menarik minat masyarakat, meskipun pemahaman masyarakat masih dominan pada nilai ekonomi (insentif) dibandingkan kesadaran lingkungan murni. (3) Dari aspek Penerapan, penggunaan sistem poin digital memberikan transparansi, namun jangkauan operasional masih terbatas pada pusat kota. Adapun faktor pendukung utama adalah inovasi insentif sembako yang relevan dengan kebutuhan warga, sedangkan faktor penghambatnya adalah belum adanya integrasi regulasi yang kuat dengan pemerintah daerah. Kata Kunci: Implementasi, Program Bahalap, Telkom, Pengelolaan Sampah, Administrasi Publik.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2111425101 11 LAI i Baca di tempat Ruang Koleksi Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS0000000010026 1
005 _ _ 20260520081624 2
035 # # $a 0010-03260259 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 260520################|##########|#|## 5
082 # # $a 11 6
084 # # $a 11 LAI i 7
100 _ # $a LAILY SINA FAHRINA 8
245 1 # $a Implementasi Program Gerakan Bahalap oleh Telkom di Kota Palangka Raya / LAILY SINA FAHRINA /$c LAILY SINA FAHRINA 9
250 # # $a Cet 1 10
260 # # $a Palangka Raya :$b Perpustakaan UMPR,$c 2026 11
520 # # $a LAILY SINA FAHRINA. 2025. Implementasi Program Gerakan Bahalap oleh Telkom di Kota Palangka Raya. Skripsi. Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Pembimbing: Bapak Dr. Farid Zaky Yopiannor, S.Sos., M.A.P Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Gerakan Bahalap yang diinisiasi oleh PT Telkom di Kota Palangka Raya dalam upaya penanganan masalah sampah berbasis digital dan insentif sembako. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori implementasi kebijakan Charles O. Jones yang meliputi tiga dimensi utama: Organisasi, Interpretasi, dan Penerapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Dari aspek Organisasi, PT Telkom telah memiliki struktur dan dukungan anggaran yang kuat melalui dana CSR, namun masih terkendala pada infrastruktur fisik seperti gudang penampungan sementara. (2) Dari aspek Interpretasi, sosialisasi yang dilakukan di area CFD efektif menarik minat masyarakat, meskipun pemahaman masyarakat masih dominan pada nilai ekonomi (insentif) dibandingkan kesadaran lingkungan murni. (3) Dari aspek Penerapan, penggunaan sistem poin digital memberikan transparansi, namun jangkauan operasional masih terbatas pada pusat kota. Adapun faktor pendukung utama adalah inovasi insentif sembako yang relevan dengan kebutuhan warga, sedangkan faktor penghambatnya adalah belum adanya integrasi regulasi yang kuat dengan pemerintah daerah. Kata Kunci: Implementasi, Program Bahalap, Telkom, Pengelolaan Sampah, Administrasi Publik. 12
600 # 4 $a SKRIPSI 13
990 # # $a 2111425101 14
990 # # $a 2111425101 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog
Ditambahkan:
20 May 2026
Export