Detail Katalog

ID: 13109
Cover Problematika Seorang Istri dalam Mengasuh Anak Tanpa Seorang Suami Karena Meninggal Dunia di Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya / MAISYAROH WULANDARI / MAISYAROH WULANDARI

Problematika Seorang Istri dalam Mengasuh Anak Tanpa Seorang Suami Karena Meninggal Dunia di Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya / MAISYAROH WULANDARI / MAISYAROH WULANDARI

Edisi: Cet 1
Pengarang
MAISYAROH WULANDARI
Penerbit
Perpustakaan UMPR,
Tempat Terbit
Palangka Raya :
Tahun Terbit
2026
Subjek
SKRIPSI
Detail Teknis
Nomor Panggil
41 MAI p
Control Number
INLIS0000000010111
BIB ID
0010-03260332
Catatan
ABSTRAK Maisyaroh Wulandari. 2026. Problematika Seorang Istri Dalam Mengasuh Anak Tanpa Seorang Suami Karena Meninggal Dunia Di Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya. Skripsi, jurusan Hukum Keluarga Islam, Fakultas Hukum. Pembimbing: (I) Dr. H.Norcahyono, S.Pd.I.,M.H.I (II) Dr. Ariyadi, S.H.I., M. H. Kata Kunci: Problematika, Orang Tua Tunggal/Single Parent, Mengasuh Anak. Keluarga idealnya membutuhkan kerja sama antara ayah sebagai pencari nafkah dan ibu sebagai pengasuh anak. Namun, banyak istri di Kecamatan Murung (Puruk Cahu) terpaksa menjadi orang tua tunggal karena suami mereka meninggal dunia. Kondisi mendadak ini menimbulkan banyak masalah, mulai dari kesulitan ekonomi hingga tekanan psikologis akibat harus menjalankan peran ganda. Dampaknya, tumbuh kembang anak berisiko kurang maksimal karena kehilangan sosok ayah, kurangnya pengawasan ibu yang sibuk bekerja, serta adanya stigma negatif dari masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk mendalami kondisi tersebut agar pemerintah dapat membuat kebijakan yang tepat demi membantu kesejahteraan para ibu tunggal di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan kondisi nyata di lapangan. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung, wawancara mendalam dengan narasumber (data primer), serta catatan atau dokumen pendukung (data sekunder). Selanjutnya, data tersebut dianalisis melalui tiga tahap: memilah informasi yang penting (reduksi data), menyusunnya secara rapi (penyajian data), dan menarik kesimpulan akhir yang sah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para ibu tunggal di Kecamatan Murung menghadapi banyak masalah setelah suami mereka meninggal. Masalah tersebut mulai dari kekurangan uang, kesulitan membagi waktu antara bekerja dan mengasuh anak, hingga hilangnya sosok pemimpin agama di rumah. Meskipun berat, para ibu ini terbukti kuat dan pintar menyesuaikan diri. Agar kebutuhan pokok anak seperti makanan bergizi, sekolah, dan kesehatan tetap terpenuhi, mereka bekerja keras sendiri. Dalam agama Islam, usaha mencari nafkah ini juga bernilai pahala besar. Karena waktu mereka terbatas, para ibu ini menyiasatinya dengan cara membawa anak ke tempat kerja atau menitipkannya kepada kakek dan nenek. Sementara itu, untuk mengatasi hilangnya sosok ayah, sang ibu memberikan contoh yang baik di rumah dan meminta bantuan kerabat laki-laki untuk menemani anak beribadah di masjid agar anak-anak mereka tetap taat beragama.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2141024937 41 MAI p Baca di tempat Ruang Koleksi Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS0000000010111 1
005 _ _ 20260713093447 2
035 # # $a 0010-03260332 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 260713################|##########|#|## 5
082 # # $a 41 6
084 # # $a 41 MAI p 7
100 _ # $a MAISYAROH WULANDARI 8
245 1 # $a Problematika Seorang Istri dalam Mengasuh Anak Tanpa Seorang Suami Karena Meninggal Dunia di Kecamatan Murung Kabupaten Murung Raya / MAISYAROH WULANDARI /$c MAISYAROH WULANDARI 9
250 # # $a Cet 1 10
260 # # $a Palangka Raya :$b Perpustakaan UMPR,$c 2026 11
520 # # $a ABSTRAK Maisyaroh Wulandari. 2026. Problematika Seorang Istri Dalam Mengasuh Anak Tanpa Seorang Suami Karena Meninggal Dunia Di Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya. Skripsi, jurusan Hukum Keluarga Islam, Fakultas Hukum. Pembimbing: (I) Dr. H.Norcahyono, S.Pd.I.,M.H.I (II) Dr. Ariyadi, S.H.I., M. H. Kata Kunci: Problematika, Orang Tua Tunggal/Single Parent, Mengasuh Anak. Keluarga idealnya membutuhkan kerja sama antara ayah sebagai pencari nafkah dan ibu sebagai pengasuh anak. Namun, banyak istri di Kecamatan Murung (Puruk Cahu) terpaksa menjadi orang tua tunggal karena suami mereka meninggal dunia. Kondisi mendadak ini menimbulkan banyak masalah, mulai dari kesulitan ekonomi hingga tekanan psikologis akibat harus menjalankan peran ganda. Dampaknya, tumbuh kembang anak berisiko kurang maksimal karena kehilangan sosok ayah, kurangnya pengawasan ibu yang sibuk bekerja, serta adanya stigma negatif dari masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk mendalami kondisi tersebut agar pemerintah dapat membuat kebijakan yang tepat demi membantu kesejahteraan para ibu tunggal di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan kondisi nyata di lapangan. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung, wawancara mendalam dengan narasumber (data primer), serta catatan atau dokumen pendukung (data sekunder). Selanjutnya, data tersebut dianalisis melalui tiga tahap: memilah informasi yang penting (reduksi data), menyusunnya secara rapi (penyajian data), dan menarik kesimpulan akhir yang sah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para ibu tunggal di Kecamatan Murung menghadapi banyak masalah setelah suami mereka meninggal. Masalah tersebut mulai dari kekurangan uang, kesulitan membagi waktu antara bekerja dan mengasuh anak, hingga hilangnya sosok pemimpin agama di rumah. Meskipun berat, para ibu ini terbukti kuat dan pintar menyesuaikan diri. Agar kebutuhan pokok anak seperti makanan bergizi, sekolah, dan kesehatan tetap terpenuhi, mereka bekerja keras sendiri. Dalam agama Islam, usaha mencari nafkah ini juga bernilai pahala besar. Karena waktu mereka terbatas, para ibu ini menyiasatinya dengan cara membawa anak ke tempat kerja atau menitipkannya kepada kakek dan nenek. Sementara itu, untuk mengatasi hilangnya sosok ayah, sang ibu memberikan contoh yang baik di rumah dan meminta bantuan kerabat laki-laki untuk menemani anak beribadah di masjid agar anak-anak mereka tetap taat beragama. 12
600 # 4 $a SKRIPSI 13
990 # # $a 2141024937 14
990 # # $a 2141024937 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog
Ditambahkan:
13 Jul 2026
Export