Detail Katalog

ID: 13214
Cover Strategi Peningkatan Brand Awareness Indibiz pada Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Umkm) di Telkom Banjarmasin Kalimantan Selatan / MUHAMMAD NOOR MUSHODDIQ / MUHAMMAD NOOR MUSHODDIQ

Strategi Peningkatan Brand Awareness Indibiz pada Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Umkm) di Telkom Banjarmasin Kalimantan Selatan / MUHAMMAD NOOR MUSHODDIQ / MUHAMMAD NOOR MUSHODDIQ

Edisi: Cet 1
Pengarang
MUHAMMAD NOOR MUSHODDIQ
Penerbit
Perpustakaan UMPR,
Tempat Terbit
Palangka Raya :
Tahun Terbit
2026
Subjek
SKRIPSI
Detail Teknis
Nomor Panggil
12 MUH s
Control Number
INLIS0000000010150
BIB ID
0010-03260364
Catatan
Permasalahan yang terjadi adalah masih rendahnya tingkat brand awareness Indibiz di kalangan pelaku UMKM di Telkom Banjarmasin, dimana layanan digital yang ditawarkan belum sepenuhnya dikenal, dipahami, dan dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi peningkatan brand awareness Indibiz pada pelaku UMKM di Telkom Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dikumpulkan melalui wawancara kepada informan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan brand awareness Indibiz pada pelaku UMKM di Telkom Banjarmasin telah berjalan dengan cukup baik, namun belum sepenuhnya optimal berdasarkan indikator brand awareness menurut Aaker (1997). Pada indikator top of mind, Indibiz masih belum menjadi merek utama yang pertama kali diingat oleh pelaku UMKM ketika membutuhkan layanan internet bisnis. Pada indikator brand recall, Indibiz sudah mulai diingat oleh sebagian pelaku UMKM setelah memperoleh informasi melalui media sosial maupun promosi langsung, meskipun tingkat pengingatannya masih belum konsisten. Pada indikator brand recognition, pelaku UMKM sudah cukup mampu mengenali nama dan logo Indibiz sehingga indikator ini menjadi aspek yang paling baik dibandingkan indikator lainnya. Sementara itu, pada indikator unaware of brand masih ditemukan sebagian pelaku UMKM yang belum mengenal Indibiz secara menyeluruh karena informasi yang diterima masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi pemasaran yang lebih terarah, konsisten, dan berkelanjutan agar Indibiz dapat lebih dikenal, lebih mudah diingat, dan mampu menjadi pilihan utama di kalangan pelaku UMKM di Kota Banjarmasin.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2412131579 12 MUH s Baca di tempat Ruang Koleksi Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS0000000010150 1
005 _ _ 20260730102149 2
035 # # $a 0010-03260364 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 260730################|##########|#|## 5
082 # # $a 12 6
084 # # $a 12 MUH s 7
100 _ # $a MUHAMMAD NOOR MUSHODDIQ 8
245 1 # $a Strategi Peningkatan Brand Awareness Indibiz pada Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Umkm) di Telkom Banjarmasin Kalimantan Selatan / MUHAMMAD NOOR MUSHODDIQ /$c MUHAMMAD NOOR MUSHODDIQ 9
250 # # $a Cet 1 10
260 # # $a Palangka Raya :$b Perpustakaan UMPR,$c 2026 11
520 # # $a Permasalahan yang terjadi adalah masih rendahnya tingkat brand awareness Indibiz di kalangan pelaku UMKM di Telkom Banjarmasin, dimana layanan digital yang ditawarkan belum sepenuhnya dikenal, dipahami, dan dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku usaha. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi peningkatan brand awareness Indibiz pada pelaku UMKM di Telkom Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dikumpulkan melalui wawancara kepada informan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan brand awareness Indibiz pada pelaku UMKM di Telkom Banjarmasin telah berjalan dengan cukup baik, namun belum sepenuhnya optimal berdasarkan indikator brand awareness menurut Aaker (1997). Pada indikator top of mind, Indibiz masih belum menjadi merek utama yang pertama kali diingat oleh pelaku UMKM ketika membutuhkan layanan internet bisnis. Pada indikator brand recall, Indibiz sudah mulai diingat oleh sebagian pelaku UMKM setelah memperoleh informasi melalui media sosial maupun promosi langsung, meskipun tingkat pengingatannya masih belum konsisten. Pada indikator brand recognition, pelaku UMKM sudah cukup mampu mengenali nama dan logo Indibiz sehingga indikator ini menjadi aspek yang paling baik dibandingkan indikator lainnya. Sementara itu, pada indikator unaware of brand masih ditemukan sebagian pelaku UMKM yang belum mengenal Indibiz secara menyeluruh karena informasi yang diterima masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi pemasaran yang lebih terarah, konsisten, dan berkelanjutan agar Indibiz dapat lebih dikenal, lebih mudah diingat, dan mampu menjadi pilihan utama di kalangan pelaku UMKM di Kota Banjarmasin. 12
600 # 4 $a SKRIPSI 13
990 # # $a 2412131579 14
990 # # $a 2412131579 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog
Ditambahkan:
30 Jul 2026
Export