Detail Katalog

ID: 13230
Cover Rekonstruksi Realitas Sosial Belanja Digital Melalui Platform Shopee pada Masyarakat Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya / UMI SHOLEKAH / UMI SHOLEKAH

Rekonstruksi Realitas Sosial Belanja Digital Melalui Platform Shopee pada Masyarakat Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya / UMI SHOLEKAH / UMI SHOLEKAH

Edisi: Cet 1
Pengarang
UMI SHOLEKAH
Penerbit
Perpustakaan UMPR,
Tempat Terbit
Palangka Raya :
Tahun Terbit
2026
Subjek
SKRIPSI
Detail Teknis
Nomor Panggil
12 UMI r
Control Number
INLIS0000000010164
BIB ID
0010-03260377
Catatan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan e-commerce yang telah mengubah cara masyarakat memaknai aktivitas belanja. Belanja yang sebelumnya hanya bertujuan memenuhi kebutuhan kini mengalami perubahan menjadi bagian dari kebiasaan, hiburan, dan gaya hidup akibat interaksi yang terus-menerus dengan berbagai fitur komunikasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana rekonstruksi realitas belanja digital terbentuk melalui interaksi masyarakat dengan fitur-fitur komunikasi digital serta menjelaskan perubahan makna belanja, peran komunikasi digital, dan proses pembentukan realitas baru berdasarkan Teori Konstruksi Sosial Realitas yang didukung oleh Teori Interaksi Simbolik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi realitas belanja digital terbentuk melalui tiga tahapan, yaitu eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Pada tahap eksternalisasi, masyarakat mulai berinteraksi dengan berbagai fitur komunikasi digital yang membentuk pengalaman dan persepsi awal terhadap aktivitas belanja. Pada tahap objektivasi, aktivitas belanja digital diterima sebagai bagian dari rutinitas kehidupan sehari-hari, sedangkan pada tahap internalisasi realitas tersebut membentuk cara berpikir dan perilaku masyarakat dalam melakukan pembelian. Penelitian ini juga menemukan bahwa berbagai fitur komunikasi digital berperan membangun kepercayaan, menarik minat beli, dan memengaruhi keputusan pembelian melalui simbol-simbol komunikasi yang dimaknai oleh pengguna. Makna belanja mengalami perubahan dari sekadar pemenuhan kebutuhan menjadi aktivitas yang juga dimaknai sebagai kebiasaan, hiburan, dan gaya hidup, sementara platform digital berkembang dari sarana transaksi menjadi media komunikasi yang berperan dalam membentuk pola konsumsi masyarakat di era digital.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2212026112 12 UMI r Baca di tempat Ruang Koleksi Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS0000000010164 1
005 _ _ 20260730111244 2
035 # # $a 0010-03260377 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 260730################|##########|#|## 5
082 # # $a 12 6
084 # # $a 12 UMI r 7
100 _ # $a UMI SHOLEKAH 8
245 1 # $a Rekonstruksi Realitas Sosial Belanja Digital Melalui Platform Shopee pada Masyarakat Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya / UMI SHOLEKAH /$c UMI SHOLEKAH 9
250 # # $a Cet 1 10
260 # # $a Palangka Raya :$b Perpustakaan UMPR,$c 2026 11
520 # # $a Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan e-commerce yang telah mengubah cara masyarakat memaknai aktivitas belanja. Belanja yang sebelumnya hanya bertujuan memenuhi kebutuhan kini mengalami perubahan menjadi bagian dari kebiasaan, hiburan, dan gaya hidup akibat interaksi yang terus-menerus dengan berbagai fitur komunikasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana rekonstruksi realitas belanja digital terbentuk melalui interaksi masyarakat dengan fitur-fitur komunikasi digital serta menjelaskan perubahan makna belanja, peran komunikasi digital, dan proses pembentukan realitas baru berdasarkan Teori Konstruksi Sosial Realitas yang didukung oleh Teori Interaksi Simbolik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi realitas belanja digital terbentuk melalui tiga tahapan, yaitu eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Pada tahap eksternalisasi, masyarakat mulai berinteraksi dengan berbagai fitur komunikasi digital yang membentuk pengalaman dan persepsi awal terhadap aktivitas belanja. Pada tahap objektivasi, aktivitas belanja digital diterima sebagai bagian dari rutinitas kehidupan sehari-hari, sedangkan pada tahap internalisasi realitas tersebut membentuk cara berpikir dan perilaku masyarakat dalam melakukan pembelian. Penelitian ini juga menemukan bahwa berbagai fitur komunikasi digital berperan membangun kepercayaan, menarik minat beli, dan memengaruhi keputusan pembelian melalui simbol-simbol komunikasi yang dimaknai oleh pengguna. Makna belanja mengalami perubahan dari sekadar pemenuhan kebutuhan menjadi aktivitas yang juga dimaknai sebagai kebiasaan, hiburan, dan gaya hidup, sementara platform digital berkembang dari sarana transaksi menjadi media komunikasi yang berperan dalam membentuk pola konsumsi masyarakat di era digital. 12
600 # 4 $a SKRIPSI 13
990 # # $a 2212026112 14
990 # # $a 2212026112 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog
Ditambahkan:
30 Jul 2026
Export