Detail Katalog

ID: 13279
Cover Pengaruh Pemberian Limbah Padat Sawit dan Pupuk Npk 9-25-25 Terhadap Makrofauna dan Produksi Biomassa Indigofera / SUGIARYANTO / SUGIARYANTO

Pengaruh Pemberian Limbah Padat Sawit dan Pupuk Npk 9-25-25 Terhadap Makrofauna dan Produksi Biomassa Indigofera / SUGIARYANTO / SUGIARYANTO

Edisi: Cet 1
Pengarang
SUGIARYANTO
Penerbit
Perpustakaan UMPR,
Tempat Terbit
Palangka Raya :
Tahun Terbit
2026
Subjek
SKRIPSI
Detail Teknis
Nomor Panggil
31 SUG p
Control Number
INLIS0000000010203
BIB ID
0010-03260413
Catatan
SUGIARYANTO. Pengaruh Pemberian Limbah Padat Sawit dan Pupuk NPK 9-25-25 terhadap Makrofauna dan Produksi Biomassa Indigofera. Dibimbing oleh SAIJO dan DJOKO EKO HADI SUSILO. Tujuan penelitian ini menganalisis dan menguji pengaruh pupuk limbah padat sawit, NPK 9-25-25 dan interaksinya terhadap makrofauna dan produksi biomassa Indigofera di tanah berpasir. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari–Juni 2026. Penelitian dilaksanakan di Jl. Anggrek Gg. Damai, Komplek Kampus II UMPR, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) faktorial 2 faktor perlakuan, sebanyak 3 kelompok. Faktor perlakuan pertama pupuk limbah padat sawit (S), dengan dosis 1 kg tanaman-1 (S1); 1,5 kg tanaman-1 (S2) dan 2 kg tanaman-1 (S3). Faktor perlakuan kedua pupuk NPK 9-25-25 (N), dengan dosis 50 g tanaman-1 (N1); 100 g tanaman-1(N2) dan 150 g tanaman-1 (N3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk limbah padat sawit (solid) berpengaruh terhadap populasi makrofauna dan produksi biomassa. Dosis efektif meningkatkan produksi biomassa cukup 1 kg tanaman-1, namun meningkatkan populasi makrofauna tanah adalah 2 kg tanaman-1. Perlakuan NPK 9-25-25 berpengaruh terhadap makrofauna dan produksi biomassa. Dosis efektif meningkatkan produksi biomassa dan populasi makrofauna tanah cukup 50 g tanaman-1. Interaksi perlakuan limbah padat sawit dan NPK 9-25-25 berpengaruh terhadap populasi makrofauna tanah dan produksi biomassa Indigofera di tanah berpasir. Dosis efektif meningkatkan produksi biomassa adalah kombinasi 1 kg tanaman-1 limbah padat sawit ditambah 100 g tanaman-1 NPK 9-25-25, namun meningkatkan populasi makrofauna tanah menggunakan 2 kg tanaman-1 limbah padat sawit ditambah 100 g tanaman-1 NPK 9-25-25. Kata kunci: biomassa, Indigofera, limbah padat sawit, makrofauna tanah, pupuk NPK 9-25-25
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2131025013 31 SUG p Baca di tempat Ruang Koleksi Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS0000000010203 1
005 _ _ 20260803092026 2
035 # # $a 0010-03260413 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 260803################|##########|#|## 5
082 # # $a 31 6
084 # # $a 31 SUG p 7
100 _ # $a SUGIARYANTO 8
245 1 # $a Pengaruh Pemberian Limbah Padat Sawit dan Pupuk Npk 9-25-25 Terhadap Makrofauna dan Produksi Biomassa Indigofera / SUGIARYANTO /$c SUGIARYANTO 9
250 # # $a Cet 1 10
260 # # $a Palangka Raya :$b Perpustakaan UMPR,$c 2026 11
520 # # $a SUGIARYANTO. Pengaruh Pemberian Limbah Padat Sawit dan Pupuk NPK 9-25-25 terhadap Makrofauna dan Produksi Biomassa Indigofera. Dibimbing oleh SAIJO dan DJOKO EKO HADI SUSILO. Tujuan penelitian ini menganalisis dan menguji pengaruh pupuk limbah padat sawit, NPK 9-25-25 dan interaksinya terhadap makrofauna dan produksi biomassa Indigofera di tanah berpasir. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari–Juni 2026. Penelitian dilaksanakan di Jl. Anggrek Gg. Damai, Komplek Kampus II UMPR, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) faktorial 2 faktor perlakuan, sebanyak 3 kelompok. Faktor perlakuan pertama pupuk limbah padat sawit (S), dengan dosis 1 kg tanaman-1 (S1); 1,5 kg tanaman-1 (S2) dan 2 kg tanaman-1 (S3). Faktor perlakuan kedua pupuk NPK 9-25-25 (N), dengan dosis 50 g tanaman-1 (N1); 100 g tanaman-1(N2) dan 150 g tanaman-1 (N3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk limbah padat sawit (solid) berpengaruh terhadap populasi makrofauna dan produksi biomassa. Dosis efektif meningkatkan produksi biomassa cukup 1 kg tanaman-1, namun meningkatkan populasi makrofauna tanah adalah 2 kg tanaman-1. Perlakuan NPK 9-25-25 berpengaruh terhadap makrofauna dan produksi biomassa. Dosis efektif meningkatkan produksi biomassa dan populasi makrofauna tanah cukup 50 g tanaman-1. Interaksi perlakuan limbah padat sawit dan NPK 9-25-25 berpengaruh terhadap populasi makrofauna tanah dan produksi biomassa Indigofera di tanah berpasir. Dosis efektif meningkatkan produksi biomassa adalah kombinasi 1 kg tanaman-1 limbah padat sawit ditambah 100 g tanaman-1 NPK 9-25-25, namun meningkatkan populasi makrofauna tanah menggunakan 2 kg tanaman-1 limbah padat sawit ditambah 100 g tanaman-1 NPK 9-25-25. Kata kunci: biomassa, Indigofera, limbah padat sawit, makrofauna tanah, pupuk NPK 9-25-25 12
600 # 4 $a SKRIPSI 13
990 # # $a 2131025013 14
990 # # $a 2131025013 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog
Ditambahkan:
03 Aug 2026
Export