Detail Katalog

ID: 13295
Cover Evaluasi Pengendalian Biaya & Waktu Menggunakan Metode Pert (Project Evaluation & Riview Technique) (Studi Kasus: Pembangunan Basecamp Distrik Samuda, Kab. Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah) / ADNES INDRA AULIYANITA / ADNES INDRA AULIYANITA

Evaluasi Pengendalian Biaya & Waktu Menggunakan Metode Pert (Project Evaluation & Riview Technique) (Studi Kasus: Pembangunan Basecamp Distrik Samuda, Kab. Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah) / ADNES INDRA AULIYANITA / ADNES INDRA AULIYANITA

Edisi: Cet 1
Pengarang
ADNES INDRA AULIYANITA
Penerbit
Perpustakaan UMPR,
Tempat Terbit
Palangka Raya :
Tahun Terbit
2026
Subjek
SKRIPSI
Detail Teknis
Nomor Panggil
51 ADN e
Control Number
INLIS0000000010213
BIB ID
0010-03260420
Catatan
Manajemen waktu dan biaya merupakan aspek krusial dalam keberhasilan suatu proyek konstruksi, di mana keterlambatan sering kali berdampak pada pembengkakan biaya dan menurunnya efisiensi. Penelitian ini berfokus pada Proyek Pembangunan Basecamp Distrik Samuda, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, khususnya pada item pekerjaan pembangunan Kantor Distrik. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja pelaksanaan proyek yang sedang berjalan serta melakukan penjadwalan ulang (rescheduling) menggunakan metode PERT (Project Evaluation and Review Technique) guna mengembalikan jadwal proyek ke lintasan yang tepat dengan biaya dan waktu yang paling optimal. Metode yang digunakan untuk mengatasi permasalahan ini adalah PERT dengan pendekatan diagram jaringan Activity On Node (AON). Tahapan analisis meliputi perhitungan expected time (berdasarkan waktu optimis, pesimis, dan paling mungkin), penentuan lintasan kritis, perhitungan varians, hingga probabilitas penyelesaian proyek menggunakan nilai distribusi normal (Z). Penjadwalan ulang dilakukan dengan merancang tiga percobaan yang menerapkan metode crashing, yakni dengan cara menambahkan jam kerja (lembur) dan jumlah tenaga kerja khusus pada aktivitas – aktivitas pekerjaan yang berada di dalam jalur kritis. Hasil analisis dari ketiga percobaan rescheduling menunjukkan variasi durasi percepatan dan peningkatan biaya yang signifikan. Pada percobaan 1, diperoleh durasi normal 77 hari dengan waktu penyelesaian kritis 75 hari dan biaya kritis sebesar Rp92.990.000,00 (probabilitas penyelesaian 88,30%). Percobaan 2 menghasilkan durasi normal 70 hari dengan waktu kritis 62 hari dan peningkatan biaya kritis menjadi Rp213.394.166,67 (probabilitas 99,99%). Sementara itu, percobaan 3 menghasilkan durasi percepatan tertinggi yakni durasi normal 63 hari dengan waktu kritis 53 hari, namun membutuhkan biaya kritis tertinggi sebesar Rp215.783.888,89 (probabilitas 99,99%). Seluruh percobaan menunjukkan lintasan kritis yang sama, yaitu pada rangkaian kegiatan A-B-C-F-G-H.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
1951021270 51 ADN e Baca di tempat Ruang Koleksi Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS0000000010213 1
005 _ _ 20260805110618 2
035 # # $a 0010-03260420 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 260805################|##########|#|## 5
082 # # $a 51 6
084 # # $a 51 ADN e 7
100 _ # $a ADNES INDRA AULIYANITA 8
245 1 # $a Evaluasi Pengendalian Biaya & Waktu Menggunakan Metode Pert (Project Evaluation & Riview Technique) (Studi Kasus: Pembangunan Basecamp Distrik Samuda, Kab. Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah) / ADNES INDRA AULIYANITA /$c ADNES INDRA AULIYANITA 9
250 # # $a Cet 1 10
260 # # $a Palangka Raya :$b Perpustakaan UMPR,$c 2026 11
520 # # $a Manajemen waktu dan biaya merupakan aspek krusial dalam keberhasilan suatu proyek konstruksi, di mana keterlambatan sering kali berdampak pada pembengkakan biaya dan menurunnya efisiensi. Penelitian ini berfokus pada Proyek Pembangunan Basecamp Distrik Samuda, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, khususnya pada item pekerjaan pembangunan Kantor Distrik. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja pelaksanaan proyek yang sedang berjalan serta melakukan penjadwalan ulang (rescheduling) menggunakan metode PERT (Project Evaluation and Review Technique) guna mengembalikan jadwal proyek ke lintasan yang tepat dengan biaya dan waktu yang paling optimal. Metode yang digunakan untuk mengatasi permasalahan ini adalah PERT dengan pendekatan diagram jaringan Activity On Node (AON). Tahapan analisis meliputi perhitungan expected time (berdasarkan waktu optimis, pesimis, dan paling mungkin), penentuan lintasan kritis, perhitungan varians, hingga probabilitas penyelesaian proyek menggunakan nilai distribusi normal (Z). Penjadwalan ulang dilakukan dengan merancang tiga percobaan yang menerapkan metode crashing, yakni dengan cara menambahkan jam kerja (lembur) dan jumlah tenaga kerja khusus pada aktivitas – aktivitas pekerjaan yang berada di dalam jalur kritis. Hasil analisis dari ketiga percobaan rescheduling menunjukkan variasi durasi percepatan dan peningkatan biaya yang signifikan. Pada percobaan 1, diperoleh durasi normal 77 hari dengan waktu penyelesaian kritis 75 hari dan biaya kritis sebesar Rp92.990.000,00 (probabilitas penyelesaian 88,30%). Percobaan 2 menghasilkan durasi normal 70 hari dengan waktu kritis 62 hari dan peningkatan biaya kritis menjadi Rp213.394.166,67 (probabilitas 99,99%). Sementara itu, percobaan 3 menghasilkan durasi percepatan tertinggi yakni durasi normal 63 hari dengan waktu kritis 53 hari, namun membutuhkan biaya kritis tertinggi sebesar Rp215.783.888,89 (probabilitas 99,99%). Seluruh percobaan menunjukkan lintasan kritis yang sama, yaitu pada rangkaian kegiatan A-B-C-F-G-H. 12
600 # 4 $a SKRIPSI 13
990 # # $a 1951021270 14
990 # # $a 1951021270 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog
Ditambahkan:
05 Aug 2026
Export