Detail Katalog

ID: 13316
Cover Analisis Kinerja Simpang Bersinyal pada Simpang 4 Sampuraga di Kabupaten Kotawaringin Barat / REYGA ARIAN PRAMUDYO / REYGA ARIAN PRAMUDYO

Analisis Kinerja Simpang Bersinyal pada Simpang 4 Sampuraga di Kabupaten Kotawaringin Barat / REYGA ARIAN PRAMUDYO / REYGA ARIAN PRAMUDYO

Edisi: Cet 1
Pengarang
REYGA ARIAN PRAMUDYO
Penerbit
Perpustakaan UMPR,
Tempat Terbit
Palangka Raya :
Tahun Terbit
2026
Subjek
SKRIPSI
Detail Teknis
Nomor Panggil
51 REY a
Control Number
INLIS0000000010231
BIB ID
0010-03260435
Catatan
ABSTRAK Pertumbuhan penduduk dan perkembangan aktivitas ekonomi di Kabupaten Kotawaringin Barat meningkatkan mobilitas masyarakat serta volume lalu lintas, khususnya di kawasan perkotaan Pangkalan Bun. Salah satu simpang yang memiliki peran penting adalah Simpang 4 Sampuraga karena menghubungkan kawasan permukiman, perdagangan, pendidikan, dan perkantoran. Tingginya aktivitas kendaraan pada simpang tersebut berpotensi menimbulkan tundaan, antrean, dan penurunan tingkat pelayanan apabila pengaturan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja lalu lintas Simpang 4 Sampuraga berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 serta menyusun rekomendasi penanganan melalui optimalisasi pengaturan APILL. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei volume lalu lintas, survei geometrik simpang, dan observasi pengaturan fase serta waktu sinyal APILL. Analisis dilakukan terhadap parameter derajat kejenuhan, panjang antrean, tundaan, dan tingkat pelayanan (Level of Service/LoS). Selanjutnya dilakukan optimalisasi waktu siklus dan pembagian waktu hijau tanpa mengubah jumlah maupun urutan fase sinyal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi eksisting Simpang 4 Sampuraga memiliki derajat kejenuhan rata-rata sebesar 0,63, panjang antrean rata-rata 29,46 meter, dan tundaan rata-rata 43,30 detik/smp sehingga termasuk kategori LoS E. Setelah dilakukan optimalisasi, tingkat pelayanan meningkat menjadi LoS D dengan penurunan tundaan sebesar 11,55% menjadi 38,30 detik/smp dan penurunan panjang antrean sebesar 13,82% menjadi 25,39 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pengaturan APILL berdasarkan PKJI 2023 efektif meningkatkan kinerja operasional Simpang 4 Sampuraga. Kata kunci: Simpang bersinyal, tingkat pelayanan, Optimalisasi.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2451233533 51 REY a Baca di tempat Ruang Koleksi Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS0000000010231 1
005 _ _ 20260806085241 2
035 # # $a 0010-03260435 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 260806################|##########|#|## 5
082 # # $a 51 6
084 # # $a 51 REY a 7
100 _ # $a REYGA ARIAN PRAMUDYO 8
245 1 # $a Analisis Kinerja Simpang Bersinyal pada Simpang 4 Sampuraga di Kabupaten Kotawaringin Barat / REYGA ARIAN PRAMUDYO /$c REYGA ARIAN PRAMUDYO 9
250 # # $a Cet 1 10
260 # # $a Palangka Raya :$b Perpustakaan UMPR,$c 2026 11
520 # # $a ABSTRAK Pertumbuhan penduduk dan perkembangan aktivitas ekonomi di Kabupaten Kotawaringin Barat meningkatkan mobilitas masyarakat serta volume lalu lintas, khususnya di kawasan perkotaan Pangkalan Bun. Salah satu simpang yang memiliki peran penting adalah Simpang 4 Sampuraga karena menghubungkan kawasan permukiman, perdagangan, pendidikan, dan perkantoran. Tingginya aktivitas kendaraan pada simpang tersebut berpotensi menimbulkan tundaan, antrean, dan penurunan tingkat pelayanan apabila pengaturan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja lalu lintas Simpang 4 Sampuraga berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 serta menyusun rekomendasi penanganan melalui optimalisasi pengaturan APILL. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei volume lalu lintas, survei geometrik simpang, dan observasi pengaturan fase serta waktu sinyal APILL. Analisis dilakukan terhadap parameter derajat kejenuhan, panjang antrean, tundaan, dan tingkat pelayanan (Level of Service/LoS). Selanjutnya dilakukan optimalisasi waktu siklus dan pembagian waktu hijau tanpa mengubah jumlah maupun urutan fase sinyal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi eksisting Simpang 4 Sampuraga memiliki derajat kejenuhan rata-rata sebesar 0,63, panjang antrean rata-rata 29,46 meter, dan tundaan rata-rata 43,30 detik/smp sehingga termasuk kategori LoS E. Setelah dilakukan optimalisasi, tingkat pelayanan meningkat menjadi LoS D dengan penurunan tundaan sebesar 11,55% menjadi 38,30 detik/smp dan penurunan panjang antrean sebesar 13,82% menjadi 25,39 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pengaturan APILL berdasarkan PKJI 2023 efektif meningkatkan kinerja operasional Simpang 4 Sampuraga. Kata kunci: Simpang bersinyal, tingkat pelayanan, Optimalisasi. 12
600 # 4 $a SKRIPSI 13
990 # # $a 2451233533 14
990 # # $a 2451233533 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog
Ditambahkan:
05 Aug 2026
Export