Detail Katalog

ID: 13337
Cover Produktivitas Truk Pengangkutan Sampah di Kota Kuala Kapuas / JOHN ABRUERY / JOHN ABRUERY

Produktivitas Truk Pengangkutan Sampah di Kota Kuala Kapuas / JOHN ABRUERY / JOHN ABRUERY

Edisi: Cet 1
Pengarang
JOHN ABRUERY
Penerbit
Perpustakaan UMPR,
Tempat Terbit
Palangka Raya :
Tahun Terbit
2026
Subjek
SKRIPSI
Detail Teknis
Nomor Panggil
51 JOH p
Control Number
INLIS0000000010237
BIB ID
0010-03260439
Catatan
Kota Kapuas adalah salah satu kabupaten yang berada di provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia. Ibu kotanya adalah Kuala Kapuas. Kota Kapuas terdiri dari 17 kecamatan, 17 kelurahan dan 214 desa. Jumlah penduduk pada Sensus Penduduk Indonesia 2010 sebanyak 329.646 jiwa dengan klasifikasi 168.139 laki-laki dan 161.507 perempuan. Berdasarkan data BPS Kota Kapuas 2021, wilayah ini memiliki luas 17.070,393 km2 atau 1.707.039,3 Ha dengan jumlah penduduk 410.400 jiwa (2020) dan tingkat kepadatan penduduk 27 jiwa/km². Truk termasuk kendaraan dibuat khusus untuk alat angkut karena kelebihannya dalam kecepatan, kapasitas dan fleksibel. Sebagai alat angkut, truck sangat mudah dikoordinasikan Hasil Penelitian, Arm Roll dengan nomor Polisi KH 2001 BU, KH 2002 BU, KH 2003 BU, KH 2004 BU, KH 2005 BU, KH 2006 BU dan KH 2007 BUvolume sampah diangkut sebesar 13.500 m3 dan waktu dibutuhkan untuk mengangkut sampah 6 jam/hari. Nilai dari 7 Arm Roll digunakan setiap hari mencapai 94.500 m3/Hari. Dump truk dengan nomor Polisi KH 8001 BU, KH 8002 BU, KH 8003 BU, KH 8004 BU, KH 8005 BU dan KH 8006 BU volumesampah diangkut sebesar 20.000 m3/hari dan waktu dibutuhkan untuk mengangkut sampah 10 jam/hari dan nilai dari 6 Dump Truk digunakan setiap hari mencapai 120.000 m3/hari
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2451131141 51 JOH p Baca di tempat Ruang Koleksi Referensi Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS0000000010237 1
005 _ _ 20260818103742 2
035 # # $a 0010-03260439 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 260818################|##########|#|## 5
082 # # $a 51 6
084 # # $a 51 JOH p 7
100 _ # $a JOHN ABRUERY 8
245 1 # $a Produktivitas Truk Pengangkutan Sampah di Kota Kuala Kapuas / JOHN ABRUERY /$c JOHN ABRUERY 9
250 # # $a Cet 1 10
260 # # $a Palangka Raya :$b Perpustakaan UMPR,$c 2026 11
520 # # $a Kota Kapuas adalah salah satu kabupaten yang berada di provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia. Ibu kotanya adalah Kuala Kapuas. Kota Kapuas terdiri dari 17 kecamatan, 17 kelurahan dan 214 desa. Jumlah penduduk pada Sensus Penduduk Indonesia 2010 sebanyak 329.646 jiwa dengan klasifikasi 168.139 laki-laki dan 161.507 perempuan. Berdasarkan data BPS Kota Kapuas 2021, wilayah ini memiliki luas 17.070,393 km2 atau 1.707.039,3 Ha dengan jumlah penduduk 410.400 jiwa (2020) dan tingkat kepadatan penduduk 27 jiwa/km². Truk termasuk kendaraan dibuat khusus untuk alat angkut karena kelebihannya dalam kecepatan, kapasitas dan fleksibel. Sebagai alat angkut, truck sangat mudah dikoordinasikan Hasil Penelitian, Arm Roll dengan nomor Polisi KH 2001 BU, KH 2002 BU, KH 2003 BU, KH 2004 BU, KH 2005 BU, KH 2006 BU dan KH 2007 BUvolume sampah diangkut sebesar 13.500 m3 dan waktu dibutuhkan untuk mengangkut sampah 6 jam/hari. Nilai dari 7 Arm Roll digunakan setiap hari mencapai 94.500 m3/Hari. Dump truk dengan nomor Polisi KH 8001 BU, KH 8002 BU, KH 8003 BU, KH 8004 BU, KH 8005 BU dan KH 8006 BU volumesampah diangkut sebesar 20.000 m3/hari dan waktu dibutuhkan untuk mengangkut sampah 10 jam/hari dan nilai dari 6 Dump Truk digunakan setiap hari mencapai 120.000 m3/hari 12
600 # 4 $a SKRIPSI 13
990 # # $a 2451131141 14
990 # # $a 2451131141 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog
Ditambahkan:
10 Aug 2026
Export