Cite This        Tampung        Export Record
Judul Rekonstruksi Metodologi Mediasi Perceraian Melalui Teori Mediasi Evaluasi Perspektif Hukum Islam / MUHAMMAD HANAFI / MUHAMMAD HANAFI
Pengarang MUHAMMAD HANAFI
EDISI Cet 1
Penerbitan Palangka Raya : Perpustakaan UMPR, 2026
Subjek SKRIPSI - ARTIKEL ILMIAH
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep evaluative mediation yang dikemukakan oleh Laurence Boulle, mengevaluasi kesesuaiannya sebagai metode mediasi dalam perkara perceraian ditinjau dari perspektif hukum Islam, sekaligus merekonstruksi sebuah metodologi baru yang dapat digunakan sebagai alternatif metodologi mediasi untuk menyelesaikan sengketa perceraian. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum adanya metodologi mediasi yang terstruktur dan adaptif dalam praktik mediasi perceraian, sehingga mediasi cenderung bersifat prosedural dan kurang efektif dalam mencapai perdamaian substantif. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif yang dipadukan dengan pendekatan empiris secara terbatas melalui wawancara dengan mediator, ilmuwan psikologi, dan akademisi hukum Islam. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan konseptual, perundang-undangan, dan perbandingan, dengan analisis kualitatif yang mengintegrasikan data normatif dan empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluative m
Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
2241025816 41 MUH R Baca di tempat Perpustakaan Pusat - Ruang Baca Referensi Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS0000000010122
005 20260720141003
007 ta
008 260720################|##########|#|##
035 # # $a 0010-03260342
082 # # $a 25
084 # # $a 41 MUH R
100 0 # $a MUHAMMAD HANAFI
245 1 # $a Rekonstruksi Metodologi Mediasi Perceraian Melalui Teori Mediasi Evaluasi Perspektif Hukum Islam / MUHAMMAD HANAFI /$c MUHAMMAD HANAFI
250 # # $a Cet 1
260 # # $a Palangka Raya :$b Perpustakaan UMPR,$c 2026
300 # # $a viii, 120 hlm : $b Ilus.
520 # # $a Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep evaluative mediation yang dikemukakan oleh Laurence Boulle, mengevaluasi kesesuaiannya sebagai metode mediasi dalam perkara perceraian ditinjau dari perspektif hukum Islam, sekaligus merekonstruksi sebuah metodologi baru yang dapat digunakan sebagai alternatif metodologi mediasi untuk menyelesaikan sengketa perceraian. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum adanya metodologi mediasi yang terstruktur dan adaptif dalam praktik mediasi perceraian, sehingga mediasi cenderung bersifat prosedural dan kurang efektif dalam mencapai perdamaian substantif. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif yang dipadukan dengan pendekatan empiris secara terbatas melalui wawancara dengan mediator, ilmuwan psikologi, dan akademisi hukum Islam. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan konseptual, perundang-undangan, dan perbandingan, dengan analisis kualitatif yang mengintegrasikan data normatif dan empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluative mediation memiliki karakteristik berupa peran aktif mediator dalam memberikan penilaian, arahan, serta pertimbangan rasional dan psikologis kepada para pihak. Pendekatan ini dinilai lebih adaptif dalam menangani kompleksitas konflik perceraian yang bersifat emosional. Dalam perspektif hukum Islam, metode ini tidak bertentangan dengan prinsip ishlah dan mekanisme hakam, bahkan memiliki kesesuaian dalam upaya mewujudkan perdamaian, keadilan, dan kemaslahatan. Oleh karena itu, evaluative mediation dapat direkonstruksi sebagai metodologi mediasi perceraian yang lebih substantif melalui integrasi aspek hukum dan psikologis.
600 # 4 $a SKRIPSI
990 # # $a 2241025816
Content Unduh katalog