Page 114 - Context Communication The Sociology Of Culture
P. 114

makna  dari  simbol  yang  disampaikan  diinterpretasikan
            secara  berbeda,  sehingga  menimbulkan  mutlipersepsi.
            Tulisan  ini  mengkaji  bagaimana  budaya  komunikasi
            masyarakat  cyber,  pola  komunikasi  seperti  apa  yang
            digunakan  untuk  menyampaikan  pesan,  serta  bagaimana
            pemberian  makna  terhadap  simbol  yang  dikomunikasikan.
            Selain  itu,  penulis  juga  mengkaji  tentang  proses  inteaksi
            simbolik yang berlangsung dalam masyarakat cyber. Seperti
            diketahui bahwa interaksi simbolik tidak bisa dipisahkan dari
            proses  komunikasi  yang  terjadi  pada  masyarakt  cyber
            (Rohayati, 2017)
                  Internet tidak hanya sebatas pada pengertian teknologi
            yang  menghubungkan  antar  komputer  semata,  melainkan
            juga  terkadang  di  dalam  istilah  tersebut  terkandung
            fenomena – fenomena sosial sebagimana yang terjadi dalam
            interaksi  antar  individu  secara  face  to  face,  meski  pada
            beberapa  kasus  internet  memberikan  kerumitan  dan
            perbedaan  yang  menyolok  dibandingkan  fenomena  sosial
            pada  umumnya.  Menurut  Hine,  model  selanjutnya  adalah
            internet sebagai artefak kebudayaan (cultural artefak).
                  Menurut  Hine  (Rohayati,  2017),  internet  tidak  hanya
            bisa  dipahami  sebagai  sekumpulan  komputer  yang
            berinteraksi  dengan  bahasa  komputer  itu  sendiri.  Internet
            juga  bisa  dilihat  sebagai  sebuah  fenomena  sosial,  baik  itu
            melalui pembacaan terhadap sejarah perkembangan internet
            maupun  kebermaknaan  dan  kebergunaan  inernet.  Internet
            merupakan  tonggak  dari  perkembangan  teknologi  interksi
            global yang mengubah cakupan serta sifat dasar dari medium
            komunikasi. Transformasi ini yang disebut sebagai ―second
            media age‖, dimana media trandsisional seperti radio, koran
            dan televisi sudah banyak ditinggalkan oleh khalayak. Pada
            masyarakat  infomrasi,  Holmes  menyatakan  bahwa  setiap


                                 Context Communication: the sosiology of culture   107
   109   110   111   112   113   114   115   116   117   118   119