Page 237 - Bibliospiritual Menemukan Makna Dalam Kata Terbaca
P. 237
Tak berdaya ... dengan suara lirih wanita malang itu
memberanikan diri bertanya: "Memangnya berapa harga
baju tuan ini.?" ... "Baju ini harganya 1000 dinar .. ayo
bayar.!" ...Kaget sekali wanita itu .. ia menghiba : "Dari mana
uang sebanyak itu tuan ... saya ini wanita miskin.?" ...
Emosi dan kesombongan lelaki itu memuncak : "Aaah ...
saya tidak mau tau itu .. baju yang kau kotori ini harus kau
bayar.!"
Pemandangan menyedihkan ini menyebabkan
terhentinya langkah seorang lelaki muda. Ia lalu berdiri
disisi wanita malang itu sambil berkata "Ini uang 1000
dinar ... biar baju tuan yang mulia ini saya bayar"
Ia mengeluarkan kantung uang dari saku bajunya dan
memberikan-nya pada lelaki jumawa yang lalu menerima
dan menghitung uang 1000 dinar dengan mata berbinar
...Wanita itu berterimakasih berkali-kali pada lelaki muda
dewa penolongnya itu ..
Merasa uang yang ia inginkan sudah diperoleh laki-laki
sombong itu hendak melangkah pergi ... "Eeh nanti dulu..?"
hardik lelaki muda itu .. "Ada apa lagi ?" balasnya ketus
...Dengan tenang lelaki muda itu berkata "Kan sudah saya
bayar bajumu itu .. sini ... berikan baju itu padaku ... itu baju
milik-ku "Terbelalak mata lelaki sombong itu berkata "lha
jadi saya harus berjalan di pasar ini telanjang bulat..?"
Ketus lelaki muda menjawab "Itu bukan urusan saya!
bawa sini saya sudah bayar 1000 dinar... itu baju milik saya
sekarang.! "Orang-orang yang sedari tadi berkerumun dan
geram dengan kelakuan si lelaki sombong rame2 berteriak
"Ayo buka bajunya..!" dan "serahkan bajunya ... itu bukan
milikmu lagi.!"
224 | Bibliospiritual: Menemukan Makna dalam Kata Terbaca

